Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Demi Pembangunan Persemaian Modern di Labuan Bajo, Hutan Berhektar-hektar Dibabat
NTT NEWS

Demi Pembangunan Persemaian Modern di Labuan Bajo, Hutan Berhektar-hektar Dibabat

By Redaksi26 Agustus 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wajah kawasan hutan produksi Satar-Kodi, Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT yang akan dibangun persemaian modern (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT– Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI) sementara membangun sejumlah persemaian modern di seluruh Indonesia.

Salah satu persemaian modern itu terdapat di Labuan Bajo yang berlokasi di Kawasan Hutan Produksi Satar-Kodi, Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, dengan total lahan mencapai 30 hektare.

Rencananya persemaian modern itu akan menghasilkan bibit tanaman sebanyak 5 juta bibit/tahun yang akan menunjang destinasi wisata super prioritas Labuan Bajo dengan jenis tanaman meliputi tanaman hutan.

Pantauan VoxNtt.com, Kamis (26/08/2021) siang, proyek yang berjarak sekitar 15 KM dari Labuan Bajo itu sedang dalam proses pengerjaan infrastruktur.

Kendati demikian, demi pembangunan persemaian modern tersebut, hutan yang sebelumnya ditanami dengan pohon-pohon dibabat habis.

Adapun jumlah hutan yang baru dibabat dalam tahap pertama berjumlah 3 hektare lebih.

Salah satu petugas lapangan Fadil membenarkan bahwa proyek yang ada di dalam kawasan hutan itu adalah milik KLHK.

Nantinya kata dia, lokasi itu akan menjadi persemaian bibit tanaman hutan dengan luas yang disiapkan saat ini mencapai 8 hektare.

“Luas yang kita siapkan sekarang ini ada 8 hektare. Kalau yang sudah kita cadangkan itu ada 30 hektare. Khusus untuk pekerjaan tahun ini kita sudah siapkan kurang lebih 8 hektare,” ujar Fadil kepada awak media.

Untuk diketahui, data yang dihimpun VoxNtt.com dari lapangan pekerjaan proyek tersebut bernama ‘Pembangunan Persemaian Moderen Labuan Bajo Tahap II Provinsi NTT’.

Adapun nomor kontrak dalam pekerjaan itu yakni SPK.136/BPDASHL.BN/DAS.2/8/2021 dengan nilai kontak sebesar Rp39.658.736.00,00 dari dana DIPA BA 29 Tahun 2021.

Sementara itu, pelaksana dalam proyek tersebut yaitu PT Mitra Eclat Gunung Arta dan Manajemen Konstruksi oleh PT Reka Cipta Bina Semesta KSO PT Buana Rekayasa Adhigana dan PT Mitra Tri Sakti.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

 

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleKomisi IX DPR RI Gelar Vaksin Massal di Gereja Santa Maria Asumpta Kupang
Next Article RSUD Ende Uji Coba Perdana Alat CT Scan

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.