Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Bupati Malaka: Cegah Stunting dengan Pelihara Keharmonisan Keluarga
KESEHATAN

Bupati Malaka: Cegah Stunting dengan Pelihara Keharmonisan Keluarga

By Redaksi24 September 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Malaka Simon Nahak saat memaparkan saran penurunan stunting di Hotel Cinta Damai Betun
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Bupati Malaka Simon Nahak menyarankan hal-hal praktis dalam penurunan jumlah stunting di Kabupaten Malaka.

Saran-saran Bupati Simon disampaikan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan masalah stunting yang membutuhkan perhatian bersama.

Hal itu disampaikan Bupati Malaka dalam forum diskusi Penyusunan Rencana Kegiatan Daerah Intervensi Penurunan Stunting yang berlangsung di Hotel Cintai Damai Betun, Kamis (23/09/2021).

Disebutkan, hal-hal praktis itu seperti gizi dan kesehatan keluarga, kearifan lokal, dukungan anggaran dan keterlibatan semua pihak terkait.

“Bicara soal kualitas manusia harus dimulai dari ibu hamil dan menyusui. Sehingga, bayi yang lahir bisa normal dan tidak cacat,” jelas Bupati Simon.

Selain itu, kata Bupati Simon, gizi keluarga. Keluarga dapat mengkonsumsi pangan yang bergizi tanpa mengabaikan pangan lokal, tradisi kearifan lokal, pola makan dan hidup sehat.

“Termasuk makanan-makanan lokal kita, seperti pisang, kacang, jangan kita abaikan,” tandasnya.

Demikian pun, perhatian terhadap penurunan stunting memperhatikan keharmonisan keluarga.

Hal ini berkaitan dengan tanggung jawab keluarga dalam mempersiapkan generasi sehat dan cerdas di masa mendatang.

Pemerintah tidak hanya memberi fokus perhatian dengan menyediakan anggaran untuk penanggulangan pandemi Covid-19.

Akan tetapi, pencegahan penyakit dan peningkatan mutu kesehatan masyarakat didukung dengan anggaran supaya jangan terjadi ketimpangan.

Karena itu, lanjutnya, Dinas Kesehatan dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Tim Penggerak PKK Kabupaten Malaka dan elemen terkait dapat memberi perhatian serius dan terus bekerja dengan menyentuh langsung keluarga.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka Simon Nahak Stunting
Previous ArticleGeger! Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Pingsan di Ruteng
Next Article Lawan Penghancur Lingkungan Hidup!

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.