Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Pekerjaan Laboratorium PCR RSUD Atambua Tersendat, Kontraktor Diberi Teguran Keras
KESEHATAN

Pekerjaan Laboratorium PCR RSUD Atambua Tersendat, Kontraktor Diberi Teguran Keras

By Redaksi6 November 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi terkini bagian dalam ruang yang sudah dipasang partisi menggunakan kaca untuk dijadikan laboratorium PCR di RSUD Atambua (Foto: Marcel Manek/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Kontraktor pelaksana, CV Senjaya mendapat teguran keras dari managamen RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua, Kabupaten Belu.

Teguran keras diperoleh CV Senjaya karena pengerjaan renovasi ruang ukuran 14.2X11. 3 meter yang hendak dijadikan laboratorium PCR sudah tersendat sebulan. Alasannya karena ada keterlambatan pengadaan bahan lantai finil antibakteri.

Menurut PPK Wilibrodus Ukat, renovasi laboratorium PCR merupakan bagian dari program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Belu dalam bidang kesehatan. Sebab itu, proses renovasinya mendapat atensi khusus dari Bupati Agus Taolin.

Namun demikian, pengerjaan laboratorium tersebut tersendat karena keterlambatam bahan finil lantai antibakteri yang belum kunjung tiba.

Atas keterlambatan itu, managamen RSUD Atambua memberikan teguran keras kepada kontraktor pelaksana.

“Kita sudah berikan teguran karena pekerjaan ini mendapat atensi khusus dari Bupati. Beliau perintahkan untuk berikan teguran keras. Bila perlu, kata beliau, tahun depan jangan dikasih pekerjaan,” ujar Wilibrodus mengulangi penegasan Bupati Agus Taolin.

Direktur RSUD Atambua dr. Bethseba Elena Corpputy mengaku pihaknya sudah memberikan teguran keras kepada kontraktor.

BACA JUGA: Telan Anggaran Hampir 1 Miliar, Rehab Laboratorium Tes PCR di RSUD Atambua Tersendat

Pihaknya telah menegur dan meminta kontraktor untuk kerja sesuai ketentuan. Kontraktor pun diminta untuk melakukan upaya percepatan sehingga laboratorium PCR dapat segera dimanfaatkan.

Direktur CV Senjaya Benyamin Lasakar membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima surat teguran keras dari RSUD Atamnua.

Ia pun menerima teguran tersebut dan akan berusahan maksimal agar pekerjaannya dapat diselesaikan.

“Surat penegasan yang intinya teguran ada, yang isinya agar kerja sesuai ketentuan dan lakukan upaya percepatan penyelesaian pekerjaan dalam rangka mendukung program prioritas pemerintah daerah dalam bidang kesehatan, kaitan pemanfaatan alat bantuan PCR serta penyerapan anggaran kegiatan sesuai ketentuan dengan tidak mengesampingkan mutu pekerjaan,” tulis Benyamin melalui pesan WhastApp-nya, Jumat petang (05/11/2021).

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

 

Agus Taolin Belu CV Senjaya Renovasi Laboratorium PCR RSUD Atambua RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua
Previous ArticleUsai Presiden Abbas Bertemu Paus, Vatikan Desak Israel dan Palestina Berdamai
Next Article Peringati Hari Sumpah Pemuda, Prodi Musik Unwira Gelar Lomba Seni Virtual

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.