Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»INTERNASIONAL»Misteri Lenyapnya 3.000 Batalion Nanking Tiongkok Tanpa Bekas
INTERNASIONAL

Misteri Lenyapnya 3.000 Batalion Nanking Tiongkok Tanpa Bekas

By Redaksi1 Februari 20223 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Misteri hilangnya 3.000 Batalion Nanking Tiongkok (War History Online)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Internasional, Vox NTT- Pada perang Tiongkok-Jepang Kedua, Jepang menyerang dengan sagat brutal.

Banyak nyawa hilang dari kedua belah pihak, tetapi kejadian yang aneh adalah hilangnya Batalion Nanking.

Batalion tentara Tiongkok ini menghilang begitu saja dan masih belum ada konsensus tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Pada bulan Desember 1937, batalion yang terdiri dari 3.000 tentara Tiongkok ditugaskan ke wilayah Nanking.

Fokus utama mereka adalah mempertahankan jembatan di Sungai Yangtze.

Malam tanggal 9 Desember 1937, komandan batalion, Li Fu Sien, tidur seperti biasanya.

Pada pagi hari tanggal 10 Desember, dia dibangunkan oleh ajudannya yang membawa kabar kurang menyenangkan.

Beritanya yakni bahwa garis pertahanan tidak menanggapi sinyal atau panggilan apa pun.

Sebuah tim kemudian dibentuk untuk menyelidiki keheningan tersebut.

Ketika mereka tiba di posisi garis pertahanan, daerah tersebut sudah ditinggalkan.

Senjata berat masih di tempatnya dan siap ditembakkan.

Api yang tersembunyi masih menyala dan hangat.

Para prajurit dan petugas lapangan pergi begitu saja tanpa ada tanda-tanda ke mana mereka pergi.

Para prajurit yang tersisa ditanyai tentang batalion yang hilang.

Orang-orang yang berada di jembatan itu menyatakan bahwa mereka tidak melihat adanya pergerakan.

Prajurit lain juga menyatakan bahwa tidak ada suara pertempuran pada malam hari.

Mereka tidak memiliki petunjuk tentang apa yang terjadi di garis pertahanan.

Spekulasi pertama untuk menjelaskan kejadian ini yakni bahwa batalion telah menyerah kepada Jepang.

Tapi jika batalion itu pergi ke Jepang, kemungkinan besar mereka akan disiksa atau dibunuh.

Spekulasi kedua mengatakan bahwa mungkin mereka melarikan diri karena lelah berperang.

Meskipun jembatan adalah satu-satunya jalan ke Nanking, itu bukan satu-satunya jalan keluar dari daerah itu.

Para petani di daerah Nanking mungkin bersedia membantu tentara yang melarikan diri.

Berita tentang desersi massal dapat menurunkan moral dan memberikan propaganda kepada Jepang untuk melemahkan pemerintah China.

Meskipun desersi mungkin saja terjadi, namun sulit dibuktikan.

Vegetasi di daerah Nanking pada saat itu jarang dan tidak akan memberikan perlindungan yang cukup untuk hampir 3.000 tentara.

Laporan Jepang juga menyatakan bahwa mereka tidak pernah bertemu dengan sekelompok tentara Tiongkok.

Ada beberapa perdebatan mengenai narasi penghilangan tersebut.

Beberapa versi cerita menempatkan insiden itu terjadi pada bulan Desember 1937 menjelang Pertempuran Nanking.

Lainnya menempatkan insiden ini pada tahun 1939, satu setengah tahun setelah pertempuran.

Fakta bahwa tidak ada bukti sejarah atas hilangnya hampir 3.000 tentara memberikan jawaban bahwa penghilangan tersebut tidak pernah terjadi.

Tidak ada sejarawan atau publikasi terkemuka yang meneliti kasus ini dan mungkin hanya mitos.

Mengingat informasi ini, sangat mungkin bahwa batalion Nanking tidak pernah ada dan rekayasa total. (*)

Sumber: Grid.ID

 

internasional Jepang Tiongkok
Previous ArticleHadir Atas Nama Cinta
Next Article Proyek Pembangunan Gedung Puskesmas Mamsena TTU Mangkrak, Kontraktor Dikabarkan Di-PHK

Related Posts

Dubes Indonesia untuk Zimbabwe dan Zambia Tatap Muka dengan Warga Indonesia

22 April 2022

Daftar 15 Negara Tertua di Dunia, Terbanyak di Asia

6 April 2022

Berikut Penemuan Besar Stephen Hawking yang Dikenang Dunia

4 April 2022
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.