Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Kamu Tahu?
Sastra

Kamu Tahu?

By Redaksi13 Maret 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oleh: Sarce Boko

Kamu Tahu?

Bukankah aku takut?
Jika namamu menjadi buah bibir?
Tak ada kata yang mesti aku ucapkan
Bibirku rapat tak bersuara
Mendengar keadaanmu seolah sembilu yang menyayat hati

Aku ingin meninggalkanmu
Tapi hatiku serasa hampa jika melakukannya
Bukannya aku tak bisa
Namun aku sadar, bukanlah jalan yang semestinya

Apakah kamu tahu?
Jika hatiku sedang bergolak
Antara memilikimu dan meninggalkanmu

Pernah ada ragu dalam bayangku
Hanya cinta yang memampukanku
Menapaki dalam sunyi
Keputusanku bukanlah sebuah teoritis

Dalam keadaan tak tahu arah
Sang Khalik datang dan menyapaku dalam mimpi penuh harapan
Memberikan jawaban atas kehampaan jiwa
Memberi harapan akan kenyataan.

Sesayat Luka

Sajakku tak ampuh
Jika hanya deretan kata membelah raga
Bahagiaku hanya semu
Jika aku terus memberi-Mu sesayat luka
Jika lidahku hanya laknat
Buka perihal aku tak mampu, membersihkan bercak
Tapi, duniawi terus menggoda dagingku

Saat batinku mulai mampu mulai menghalau sepi
Saat indraku mampu merasakan dan mendengarkan firman
Tenteram jiwaku
Begitu menggebu hatiku
Begitu menggelora semangatku
Namun, ada yang terus mengusik
Berusaha menundukkanku pada dosa
Dan terus memberi-Mu sesayat luka

Aku takut, seolah tak dapat berbalik
Aku takut, jika terus meraba-raba kehilangan cinta abadi

Sesayat luka?
Akanku hentikan tahun-tahun suramku
Demi kembali kepada sumber cinta

Penulis adalah seorang mahasiswa semester 2 di Fakultas Filsafat UNWIRA Kupang, NTT

 

 

 

 

 

 

 

Sarce Boko
Previous ArticlePerjalanan Masih Panjang
Next Article Identitas Nasional sebagai Dasar Mentalitas Remaja di Era Digital

Related Posts

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Pendoa Bermata Biru

23 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.