Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»INTERNASIONAL»Mendarat di Jepang, Rudal Balistik Korea Utara Bikin Tegang
INTERNASIONAL

Mendarat di Jepang, Rudal Balistik Korea Utara Bikin Tegang

By Redaksi25 Maret 20223 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kim Jong Un memantau rudal balistik antarbenua. (KCNA/via REUTERS)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Internasional, Vox NTT- Korea Utara (Korut) meluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM). Rudal itu mendarat di Jepang. Suasana regional di Asia Timur menjadi tegang.

Dilansir AFP, rudal balistik itu diluncurkan Korut pada Kamis (24/3) sore waktu setempat dan mendarat di perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang, atau sebelah barat pantai utara Jepang.

“Analisis kami saat ini menunjukkan bahwa rudal balistik terbang selama 71 menit dan sekitar 15:44, itu mendarat di perairan dalam Zona Ekonomi Eksklusif Jepang di Laut Jepang sekitar 150 kilometer barat semenanjung Oshima, Hokkaido,” kata Makoto Oniki, Menteri Pertahanan Jepang seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (24/3/2022).

Rudal itu diyakini sebagai rudal balistik antarbenua yang terbaru dari Korut. Soalnya, rudal yang barusan meluncur itu terbang di ketinggian lebih dari 6 ribu km, jauh lebih tingi dari ICBM Hwasong-15 yang diluncurkan pada November 2017. Jepang menganggap peristiwa ini serius karena senjata Korut itu sudah masuk ke wilayahnya.

“Pada saat dunia sedang menghadapi invasi Rusia ke Ukraina, Korea Utara terus maju dengan peluncuran yang secara sepihak memperburuk provokasi terhadap komunitas internasional, yang sama sekali tidak dapat dimaafkan,” kata Menhan Jepang Makoto Oniki.

Jepang: Tak bisa dimaafkan

Tindakan Korut bikin tegang pojokan Asia Timur. Pemerintah Jepang mengecam tindakan Korut tersebut dan menyebutnya “tak bisa dimaafkan.

Dilansir AFP, Kamis (24/3/2022), pihak Penjaga Pantai Jepang mengatakan rudal yang diyakini sebagai rudal balistik antarbenua (ICBM) itu mendarat sekitar 170 km sebelah barat Cape Tappi, Prefektur Aomori. Itu artinya, rudal tersebut mendarat di dalam wilayah zona ekonomi eksklusif Jepang, yang membentang 200 mil laut (370 km) dari pantainya.

Tetangga Jepang yang sama-sama tidak sekubu dengan komunis Korea Utara, yakni Korea Selatan, merespons pula aksi militer Korut. Korsel meluncurkan rudal dari tiga matra.

Rudal balistik antarbenua diluncurkan di Pyongyang pada 29 Juli 2017. (KCNA via Reuters)

“Menanggapi peluncuran ICBM Korea Utara, militer kami bersama-sama menembakkan rudal dari darat, laut, udara, mulai pukul 16:25 di Laut Jepang,” kata Kepala Staf Gabungan Korsel dalam sebuah pernyataan seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (24/3).

Militer Korea Selatan mengatakan bahwa pihaknya siap dan mampu melakukan serangan presisi terhadap lokasi di mana Korea Utara meluncurkan rudalnya, jika diperlukan.

Korsel: Ini ancaman serius

Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in mengonfirmasi bahwa Korea Utara telah menembakkan rudal balistik antarbenua (ICBM) hari Kamis ini. Ini pertama kalinya Pyongyang meluncurkan senjata yang begitu kuat sejak 2017.

“Ini pelanggaran terhadap penangguhan peluncuran rudal balistik antarbenua yang dijanjikan oleh Ketua Kim Jong Un kepada komunitas internasional,” kata Moon dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa itu juga melanggar sanksi PBB, dilansir AFP.

Sekilas soal penangguhan peluncuran rudal balistik antarbenua yang disinggung Moon Jae-in, Pyongyang secara resmi menghentikan pengujian rudal jarak jauh, sementara pemimpin Korut Kim Jong Un memulai negosiasi tingkat tinggi dengan Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump. Tetapi pembicaraan gagal pada 2019 dan terhenti sejak itu.

Meskipun terkena sanksi internasional, Korea Utara telah menggandakan upaya untuk memodernisasi militer. Pekan lalu, Korea Utara menguji coba apa yang menurut para analis kemungkinan merupakan “rudal monster” – ICBM jarak jauh yang baru. Namun uji coba itu gagal karena rudal tersebut meledak segera setelah diluncurkan.

Sumber: Detiknews

internasional Jepang Korea Utara
Previous ArticleSejarah Runtuhnya Dinasti Umayyah, 300 Anggota Keluarganya Dieksekusi Mati
Next Article Cahaya dari Tapal Batas NTT Menyapa Indonesia

Related Posts

Dubes Indonesia untuk Zimbabwe dan Zambia Tatap Muka dengan Warga Indonesia

22 April 2022

Daftar 15 Negara Tertua di Dunia, Terbanyak di Asia

6 April 2022

Berikut Penemuan Besar Stephen Hawking yang Dikenang Dunia

4 April 2022
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.