Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Mobil Ambulans Puskesmas Tilir Diduga Digunakan untuk Kepentingan Pribadi, Warga Kesal dan Kecewa
KESEHATAN

Mobil Ambulans Puskesmas Tilir Diduga Digunakan untuk Kepentingan Pribadi, Warga Kesal dan Kecewa

By Redaksi28 Maret 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gedung Puskesmas Tilir
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Mobil ambulans Puskesmas Tilir, Desa Benteng Riwu, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, diduga sering digunakan untuk kepentingan pribadi. Diduga pula Kepala Puskesmas Tilir Martinus Jamun jarang masuk kerja.

Situasi itu membuat Yohanes Fono salah satu tokoh masyarakat setempat kesal dan kecewa. “Kondisi ini yang membuat masyarakat menjadi kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik,” kata Yohanes kepada VoxNtt.com, Senin (28/03/2022).

Menurut dia, Kepala Puskesmas Tilir sudah berulang kali menggunakan mobil tersebut untuk kepentingan pribadi.

“Kami merasa kecewa dengan hal ini karena giliran masyarakat membutuhkan mobil untuk jemput pasien sakit tidak bisa karena sering kali mobilnya tidak berada di tempat dan ternyata mobil tersebut digunakan untuk muat bambu dan semen,” ungkap Yohanes.

Tidak hanya itu, menurut dia, Kepala Puskesmas Tilir juga jarang masuk kerja. Akibatnya, masyarakat kesulitan ketika mengurus semua keperluan administrasi kesehatan.

“Kami masyarakat di sini sangat susah untuk mendapatkan tanda tangan atau keperluan lain yang berhubungan dengan kesehatan,” ungkap Yohanes.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tilir Martinus Jamun membantah bahwa mobil ambulans sering digunakan untuk kepentingan pribadinya.

Ia bahkan menyebut tudingan tersebut bohong dan hanya karena ada sentimen pribadi dengan kinerjanya sebagai Kepala Puskesmas Tilir.

“Jadi, saya tegaskan bahwa masyarakat tidak punya hak untuk mengatur saya karena saya ini pimpinan,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Martinus juga menampik tudingan bahwa dirinya jarang masuk kantor.

“Saya tidak ke kantor beberapa waktu yang lalu itu karena sedang sakit, masa saya harus paksa untuk bekerja,” kataya.

Penulis: Yunt Tegu
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim Puskesmas Tilir
Previous ArticleSatu Bulan Rusia Menginvasi Ukraina, Ini Catatan hingga Minggu 27 Maret
Next Article Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Bawaslu NTT Selenggarakan Rapat Internalisasi dan Identifikasi

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.