Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ilmu Pengetahuan»Berikut Penemuan Besar Stephen Hawking yang Dikenang Dunia
Ilmu Pengetahuan

Berikut Penemuan Besar Stephen Hawking yang Dikenang Dunia

By Redaksi4 April 20224 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
potret Stephen Hawking (nationalgeographic.com.au)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Internasional, Vox NTT- Dunia sempat dikejutkan dengan meninggalnya Stephen Hawking pada tahun 2018.

Wafatnya ahli fisika brilian pada usia 76 tahun itu yang disampaikan oleh juru bicara keluarganya.

Kepergiannya meninggalkan duka bagi banyak ilmuwan di seluruh dunia.

Hawking selama ini memang berjuang melawan penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) yang dideritanya.

Bahkan saat mendapatkan vonis pada usia 21 tahun, ia diperkirakan tak akan hidup lebih dari 50 tahun.

Meski raganya sudah tiada, sang ilmuwan meninggalkan berbagai penemuan luar biasa.

Dan inilah 7 penemuan besar Stephen Hawking sebelum ia tutup usia!

1. Ia mengerjakan hal yang bikin heboh terkait singularitas, bersama Roger Penrose

potret Stephen Hawking bersama Roger Penrose (twitter.com/oxunimaths

Singularitas gravitasional adalah titik satu dimensi yang mengandung massa tak terbatas di dalam ruang yang ukuran kecilnya tak terbatas. Bersama Roger Penrose, Hawking berusaha membuktikan eksistensi singularitas dan menyatakan bahwa alam semesta kemungkinan besar dimulai dari sebuah singularitas. Teorema ini berusaha menjawab kapan gravitasi menghasilkan singularitas.

2. Hawking ikut menjadi bagian dari tim yang menemukan 4 hukum mekanika black hole

ilustrasi lubang hitam di luar angkasa (nasa.gov)

Hukum-hukum mekanika yang ditemukan ini dipercaya memang menjadi karakteristik black holes dan beranalogi dengan teori termodinamika. Pada Januari 1971, essaynya yang berjudul “Black Holes” memenangkan Gravity Research Foundation Award yang prestisius.

3. Teorinya yang paling signifikan darinya adalah black hole yang mengemisi Radiasi Hawking

ilustrasi radiasi Hawking (medium.com)

Banyak fisikawan yang meyakini bahwa gak ada apapun yang bisa keluar “selamat” dari black hole. Pada tahun 1974, Stephen Hawking menunjukkan bahwa black hole mengeluarkan radiasi, yang akan terus berlanjut sampai energinya habis dan menguap. Prediksi yang awalnya kontroversial ini diberi nama Hawking Radiation dan dipertimbangkan sebagai dobrakan penting dalam teori fisika.

4. Hawking juga berkontribusi pada teori inflasi kosmik

ilustrasi teori inflasi kosmik (forbes.com)

Stephen Hawking adalah salah satu yang menghitung fluktuasi kuantum, yang terbentuk selama inflasi kosmik. Hawking menunjukkan bagaimana fenomena tersebut bisa meningkatkan penyebaran galaksi di alam semesta. Pada tahun 1980, awalnya inflasi kosmik diperkenalkan oleh Alan Guth.

5. Bersama dengan James Hartle, Hawking menyebut bahwa alam semesta tak memiliki titik muasal

potret James Hartle (twitter.com/1185films)

Hawking dan Hartle menemukan bahwa waktu tidak eksis sebelum terjadinya Big Bang. Mereka menyimpulkan bahwa awal mula alam semesta itu tidak berarti apa-apa, karena alam semesta menurut Hawking dan Hartle gak memiliki titik awal, seperti halnya gak ada batas pertama, baik dari segi ruang maupun waktu. Hingga kini, teori ini menjadi teori yang paling menonjol tentang awal mula alam semesta, yang tanpa melibatkan pemahaman agama.

6. Hawking mengajukan teori “top-down cosmology”, bersama dengan Thomas Hertog

potret Stephen Hawking bersama para koleganya (kuleuven.be)

Teori ini menyatakan bahwa alam semesta gak memiliki satu keadaan awal yang unik namun terdiri dari superposisi banyak kondisi awal, yang memungkin terjadi. Jadi karena kita tidak tahu kondisi awal alam semesta, kita gak bisa menggunakan model bottom-up. Hal ini menjadikan yang mungkin hanya pendekatan top-down, seperti yang kita ketahui tentang keadaan final alam semesta, yang kita hadapi saat ini. Teori ini menjadi sangat populer karena cocok dengan teori string yang terkenal.

7. Hawking menulis buku yang terkenal berjudul “A Brief History of Time” serta beberapa buku populer lainnya

potret buku “A History of Time” (twitter.com/foliosociety)

Pada tahun 1988, buku karya Hawking yang berjudul “A Brief History of Time” diterbitkan. Di dalamnya, ia menjelaskan berbagai topik tentang kosmologi; termasuk big bang, black holes dan light cones. Buku itu ditulis dalam bahasa non-teknis untuk menyampaikan dengan jelas gagasannya kepada pembaca awam.

Stephen Hawking telah membuktikan bahwa kamu gak akan kehilangan harapan atas apapun. Saat ia divonis usianya pendek di umur 21 tahun, ia gak menyerah dan membuktikan bahwa penyakitnya bisa berkembang melambat. Ia bertahan hingga usia 76 tahun dengan melahirkan banyak penemuan besar, terlepas dari kontroversinya. RIP Stephen Hawking (1942-2018).

Sumber: IDN Times

internasional Stephen Hawking
Previous ArticleSejak Mulai Puasa, Lapak Takjil di Reo Diserbu Warga, Alhamdulillah Rezeki Ramadan
Next Article Disposisi Hak Politik dalam Ruang Publik Ditinjau dari Perspektif Filosofis

Related Posts

Kelas Menulis ‘Narasi Pantau’ Diadakan Lima Hari di Kupang

10 Oktober 2022

Prodi Ilmu Politik Fisip Undana Gelar Seminar tentang Masyarakat Desa

8 Oktober 2022

Kemkominfo Gelar Workshop Pengembangan Diri dan Kualitas Digital Anak Muda Papua dan Labuan Bajo

29 September 2022
Terkini

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.