Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Warga Satar Peot Desak Polres Matim Periksa Kadis Perhubungan
NTT NEWS

Warga Satar Peot Desak Polres Matim Periksa Kadis Perhubungan

By Redaksi11 April 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lampu PJU menuju Kantor Bupati Matim tidak menyala. Foto diambil Jumat (01/04/2022) malam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Sejumlah warga Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong mendesak Polres Manggarai Timur untuk memeriksa Kepala Dinas Perhubungan, Nikolaus Tatu.

Desakan pemeriksaan itu menyusul beberapa lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) menuju Lehong, pusat pemerintahan Kabupaten Manggarai Timur tidak menyala. Padahal, dana perbaikan lampu dikabarkan sudah ada.

BACA JUGA: Dana Perbaikan Lampu Jalan di Borong Diduga Tidak Terserap dengan Baik

“Kami masyarakat merasa ditipu oleh dinas terkait atas perbaikan lampu jalan ini, pada tahun 2021 sudah ada perbaikan tetapi hasilnya tidak sesuai apa yang diharapkan masyarakat dan pada tahu 2022 ini, lanjutkan lagi perbaikan lampu jalan tetapi sampai dengan saat ini belum juga diperbaiki,” kata salah satu warga Satar Peot yang enggan menyebutkan namanya kepada VoxNtt.com, Senin (11/04/2022).

BACA JUGA: Warga Kembur Tagih Janji Perbaikan Lampu Jalan

Sumber itu juga menyampaikan bahwa proyek perbaikan lampu jalan umum diduga asal jadi.

Sebab itu, ia minta Polres Manggarai Timur segera turun langsung melihat keadaan lampu jalan di jalur Peot-Kembur. Sebab menurutnya, dana perbaikan lampu sudah menelan jutaan rupiah, namun hasilnya tidak sesuai harapan.

Polres Manggarai Timur, lanjut dia, segera menyelidiki kasus tersebut, sebab bukan hanya negara yang dirugikan tetapi juga masyarakat karena tidak bisa menikmati manfaat lampu PJU.

BACA JUGA: DPRD Matim Sebut Pemda Sudah Tidak Punya Saraf

“Polres tidak boleh tinggal diam, ini merupakan aspirasi masyarakat yang merasakan langsung dampak dari banyaknya korupsi di negeri ini,” harapnya.

Dikabarkan sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Matim Nikolaus Tatu mengatakan, pada tahun 2021 ada perbaikan lima unit lampu saja dan tahun 2022 hanya empat unit lampu.

“Kami melakukan perbaikan lampu ini sesuai dengan anggaran yang tersedia,” ungkapnya.

Penulis: Yunt Tegu
Editor: Ardy Abba

Dinas Perhubungan Matim Kelurahan Satar Peot Matim Polres Matim
Previous ArticleDiari Tuhan 2: Antologi Puisi Pieter Labina
Next Article “Terima Kasih Bu Puan!” Menggema di Senayan

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.