Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»BTNK Dorong Kelompok Wani Killing Modo Terus Berinovasi
NTT NEWS

BTNK Dorong Kelompok Wani Killing Modo Terus Berinovasi

By Redaksi3 Juni 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah pegawai BTNK saat memberikan pelatihan proses penyaringan madu kepada kelompok Wani Killing Modo di Pos Jaga Desa Komodo, Jumat (03/06/2022)(Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada sejumlah kelompok binaan di Kampung Komodo, Desa Komodo, Manggarai Barat (Mabar) NTT.

Salah satu pendampingan yang dilakukan oleh BTNK kepada kelompok Wani Killing Modo yang fokus pada usaha ekonomi kreatif pengambilan madu hutan di Desa Komodo.

Koordinator Penyuluh Bagian Kemasyarakatan BTNK Margareta mengatakan, kelompok Wani Killing Modo dibentuk tahun 2021 lalu. Kelompok ini kata dia, memiliki anggota sebanyak 15 orang.

Setelah dibentuk menjadi kelompok binaan kata Margareta, BTNK memberikan pendampingan dan pembinaan kepada kelompok Wani Killing Modo.

“Jadi sejak dibentuk tahun (2021) lalu, kami melakukan pendampingan untuk kelompok ini,” ujar Margareta kepada VoxNtt.com Jumat (03/06/2022) Siang.

Pendampingan yang dilakukan oleh BTNK jelas Margareta, terdiri dari cara pengambilan madu, penyaringan, hingga penyimpanan pada wadah yang layak untuk di jual.

Margareta menyebut, BTNK juga  mendorong kelompok Wani Killing Modo agar terus berinovasi.

“Kalau sebelumnya mereka simpan madu pakai botol bekas air mineral, nah kami dorong untuk pakai botol yang baru dengan kemasan yang baik,” jelasnya

Hal itu dilakukan kata Margareta, agar produk madu milik kelompok Wani Killing Modo dapat menarik pembeli.

Margareta menjelaskan, anggota kelompok Wani Killing Modo memiliki profesi lain yaitu nelayan.

“Mereka ini kan profesi lainnya nelayan. Tapi kalau musim, mereka biasanya ambil madu. Biasanya bulan Juli sampai Oktober,” kata Margareta

Hasil madu yang didapat oleh kelompok Wani Killing Modo kata dia, biasanya mencapai 100 sampai 250 liter perorangnya.

Margareta menjelaskan, pihak BTNK juga turun membantu untuk memasarkan produk madu yang dihasilkan kelompok Wani Killing Modo.

Margareta berharap, dengan berbagai pembinaan dan pendampingan yang telah dilakukan oleh BTNK, anggota kelompok Wani Killing Modo dapat meningkatkan ekonomi melalui produk madu serta terus menjaga kelestarian kawasan hutan di Desa Komodo.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleTemuan KASN, Mutasi Pejabat Pemkot Kupang Bermasalah
Next Article Cerita Pilu Kakak dan Adik di Reok yang Dua Kali Batal Naik Haji

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.