Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jasa Raharja Beri Santunan untuk Korban Tenggelam Kapal Wisata di Labuan Bajo
Regional NTT

Jasa Raharja Beri Santunan untuk Korban Tenggelam Kapal Wisata di Labuan Bajo

By Redaksi29 Juni 20223 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pihak Jasa Raharja saat melihat korban tenggelam kapal wisata di RSUD Komodo Manggarai Barat (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Kepala PT Jasa Raharja Cabang NTT Muhammad Hidayat mengungkapkan, semua korban kecelakaan Kapal Wisata Phinisi Tiana Liveboard dizamin bakal diberi santunan.

Santunan ini kata dia, sesuai dengan ketentuan Program Perlindungan Dasar Kecelakaan Penumpang Angkutan Umum.

“Di mana Jasa Raharja memberikan santunan kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia atau cacat tetap dan pergantian biaya rawat akibat kecelakaan yang disebabkan oleh penggunaan angkutan umum dan status kapal tersebut masuk dalam perlindungan Jasa Raharja,” ujar Hidayat.

Hidayat menjelaskan, santunan tersebut berasal dari Iuran Wajib Kapal Laut (IWKL) yang dibayarkan penumpang bersamaan saat membayar ongkos angkut atau tiket.

“Dengan sistem pelayanan santunan Jasa Raharja yang sudah terintegrasi secara digital dengan Rumah Sakit, Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri maka proses penuntasan dokumen santunan dan penyerahan santunan akan lebih mudah dan cepat. Untuk saat ini petugas Jasa Raharja telah melakukan kunjungan dan proses pemberkasan dalam pengurusan,” jelas Hidayat

Ia menjelaskan, santunan ini sebagai manifestasi negara hadir dalam setiap kondisi kehidupan masyarakat dan diharapkan akan dapat meringankan beban bagi keluarga kobran.

“Ini juga sebagai bentuk komitmen negara melalui Jasa Raharja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di mana pun di seluruh wilayah Indonesia,” tutupnya.

Sebelumnya, satu Kapal wisata Tiana tenggelam di Perairan Taman Nasional Komodo (TNK) Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Selasa (28/06/2022).

Akibat dari peristiwa itu, dua orang ditemukan meninggal dunia. Kedua korban tersebut bernama Jamiatun Widaningsih (53) dan Annisa Fitriani (22).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Lalu Wahyu Efendi mengatakan, Kapal Wisata Tiana berangkat dari labuan Bajo menuju Pulau Padar pada pukul 05.30 Wita.

“Saat tiba di Perairan Pulau Kambing Kapal Wisata Tiana yang mengangkut penumpang 18 orang, dan ABK 6 orang diterpa cuaca buruk beserta gelombang tinggi sehingga Kapal Tiana tenggelam,” ungkapnya.

Saat kejadian kata dia, Kapal Wisata Andalucia yang kebetulan melintas di sekitar Kapal Wisata Tiana langsung membantu melaksanakan pertolongan terhadap 18 orang penumpang dan 6 ABK.

“Setelah menerima informasi pada pukul 08.10 Wita, Tim SAR Rescue diberangkatkan untuk melaksanakan operasi SAR dan Pada Pukul 09.00 Wita Tim SAR Gabungan berhasil menemukan salah satu korban atas nama J. Widaningsi seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju RSUD Komodo,” jelasnya

“Pada Pukul 10.10 Wita korban terakhir ditemukan oleh Tim SAR Gabungan setelah melaksanakan proses penyelaman dari Basarnas Maumere (Pos SAR Manggarai Barat) dan Polair di sekitar lokasi kejadian, korban atas nama Anisa Firtiani dan langsung dievakuasi menuju RSUD Komodo menggunakan ambulans RSUD Komodo Labuan Bajo,” tutupnya

Sementara itu salah seorang penumpang, Saraswanto (59), saat kapal tenggelam kapal dalam keadaan terparkir.

“Saya bangun untuk salat subuh dan lihat ABK dan kapten masih tidur. Tidak lama kemudian kapal miring dan tenggelam, “kata Saraswanto.

Ia menuturkan, korban meninggal adalah istri dan putri bungsunya. Saat kejadian mereka tertidur di kabin kapal.

“Saya mau bantu bangunkan mereka, tapi air laut sudah masuk,” lanjut dia.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Jasa Raharja Mabar Manggarai Barat PT Jasa Raharja
Previous ArticleRosalia Ngene, Janda Miskin di Pedalaman Matim yang Hidup Serba Kekurangan
Next Article Dukung UMKM Lokal, Julie Laiskodat Sebut Kolaborasi HIPMI Mabar dan Dekranasda Sangat Penting

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.