Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Proyek SPAM Wae Mese II Diresmikan Presiden Jokowi, Upah Pekerja Belum Dibayar Lunas
HEADLINE

Proyek SPAM Wae Mese II Diresmikan Presiden Jokowi, Upah Pekerja Belum Dibayar Lunas

By Redaksi21 Juli 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah pekerja SPAM Wae Mese II saat melakukan aksi unjuk rasa pada 20 Mei 2022 lalu (Foto: SR)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Proyek pengerjaan SPAM Wae Mese II, Desa Watu Nggelek, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, masih meninggalkan luka bagi para pekerja.

Pasalnya, sampai saat ini upah para pekerja belum dibayar lunas oleh PT Amarta Karya (AMKA).

Seorang sub-kontraktor proyek SPAM Wae Mese II mengaku kecewa atas janji dari pihak PT AMKA yang terkesan bertele-tele.

Sub-kontraktor yang enggan menyebutkan namanya itu menjelaskan, pembayaran terhadap upah sebagian sudah dilunasi. Sementara sebagiannya lagi belum jelas sampai sekarang.

“Mereka belum bayar dengan alasan ada nilai retensi,” ungkap sumber tersebut melalui dawainya, Kamis (21/07/2022).

Ia mengatakan total nilai retensi sebanyak Rp124.017.956. Namun nilai retensi tersebut sudah tidak berlaku, karena masa pemeliharaan proyek sudah selesai.

“Terkait retensi seharusnya tidak ada lagi kewajiban pihak sub-kontraktor untuk menyelesaikan pekerjaan yang dianggap masih perlu untuk diperbaiki, alasannya waktu atau masa pemeliharaan selama 180 hari kalender sudah selesai,” ujarnya.

Di sisi lain, sub-kontraktor tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut karena pihak PT AMKA tidak melunasi uang para pekerja.

Hendri selaku projek manajer PT AMKA  mengakui terkait persoalan pembayaran upah para pekerja.

Hendri mengatakan, upah pekerja sebagian sudah dilunasi tetapi masih ada terkait retensi.

“Sudah pak, kalau pun masih ada terkait retensi,” ungkap Hendri saat dihubungi media ini melalu pesan WhatsApp.

Ia mengatakan, retensi tersebut karena ada pekerjaan defect list yang harus diselesaikan di masa pemeliharaan.

“Ada pekerjaan yang sudah selesai tapi ada cacat dan harus diperbaiki,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Presiden RI Joko Widodo akan meresmikan SPAM Wae Mese II pada 22 Juli 2022 esok. Peresmian SPAM Wae Mese II adalah  salah satu  agenda kunjungan kerja Kepala Negara ke Labuan Bajo.

KR: SR
Editor: Ardy Abba

Joko widodo Jokowi Labuan Bajo Mabar
Previous ArticlePembangunan IKN Libatkan Tenaga Lokal, Jokowi Perintahkan Reskilling dan Upskilling
Next Article Resmikan Perluasan Bandara Komodo, Jokowi: Apa sih yang Masih Kurang dari Labuan Bajo?

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.