Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Rumah Gendang Harus Jadi Ruang Segala Urusan
Seni dan Budaya

Rumah Gendang Harus Jadi Ruang Segala Urusan

By Redaksi23 Juli 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, S.E., M.A. saat menghadiri acara Congko Lokap Gendang Ruang, Desa Ruang, Kecamatan Satarmese Utara, Sabtu (16/07) (Dok.Humaspro Manggarai)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Bupati Manggarai Herybertus G.L Nabit mengharapkan agar rumah gendang atau rumah adat harus menjadi ruang segala urusan.

Dengan begitu, maka rumah gendang tentu saja dapat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat adat Manggarai.

“Profisiat dan terima kasih kepada masyarakat adat gendang Ruang, kepala desa yang tentu terlibat dalam setiap urusan. Doa kami untuk semua, sehat-sehat selalu,” ucap Bupati Hery saat menghadiri acara Congko Lokap Gendang Ruang, Desa Ruang, Kecamatan Satarmese Utara, Sabtu (16/07/2022).

Congko Lokap sendiri merupakan suatu upacara peresmian rumah adat orang Manggarai.

Upacara ini sebagai bentuk syukuran kepada Tuhan atau yang diyakini oleh orang Manggarai sebagai Mori Kraeng (Tuhan Allah) .

Upacara ini bertujuan untuk mempersiapkan rumah adat baru agar siap ditempati.

Dengan upacara ini, orang Manggarai dibersihkan dari kesalahan-kesalahan dan dosa yang pernah dibuatnya secara khusus warga kampung yang melaksanakan upacara ini.

“Kehadiran kami di sini sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat adat gendang Ruang. Sudah memberikan contoh persatuan dan kekeluargaan yang baik, karena keberhasilan pembangunan rumah gendang ini tidak terlepas dari itu semua,” ujarnya.

Berharap agar kebersamaan yang telah ditunjukan selama ini, sejak awal pembangunan hingga selesai, dapat menjadi contoh untuk masyarakat adat di wilayah lainnya di Kabupaten Manggarai.

Bupati Hery juga mengingatkan masyarakat untuk perhatikan anak-anak khususnya usia di bawah 2 tahun, dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.

“Saya titip anak-anak saya yang usia di bawah 2 tahun, jangan sampai ada yang stunting, perhatikan mereka punya gizi, supaya mereka bisa tumbuh dan kembang dengan baik,” tutupnya.

Penulis: Ardy Abba

Hery Nabit Herybertus G.L. Nabit Kabupaten Manggarai
Previous ArticlePAN Manggarai Launching Pendaftaran Bakal Calon DPRD Periode 2024-2029
Next Article Pengembangan Kawasan Otorita Berbasis Ecotourism, Habitat Burung dan Mata Air Jadi Perhatian

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026
Terkini

Uskup Ruteng: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Krisis Hati Nurani

19 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Kerajaan dan Keadilan yang Dibangun dalam Roh vs Yang Dibangun dalam Nafsu

19 Juli 2026

Pemkab Manggarai Pastikan Kesehatan Peserta MPA PMKRI

18 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.