Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Digagas Stevi Harman, Watu Mori Farm Jadi Wadah Pembelajaran Agrowisata bagi Peserta Didik SMK
Pendidikan NTT

Digagas Stevi Harman, Watu Mori Farm Jadi Wadah Pembelajaran Agrowisata bagi Peserta Didik SMK

By Redaksi25 September 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPR RI Benny Kabur Harman (kanan) saat menyerahkan sertifikat kepada salah satu peserta didik yang telah melakukan praktik kerja industri di Watu Mori Farm (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Agrowisata Watu Mori Farm di Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat (Mabar), kini telah menjadi wadah pembelajaran bagi peserta didik SMK.

Hal itu dibuktikan dengan adanya 28 peserta didik dari SMKN 1 Poco Ranaka yang telah menyelesaikan Praktik Kerja Industri Angkatan I di tempat itu.

Watu Mori Farm sendiri digagas oleh Stevi Harman yang merupakan anak sulung dari anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Benny Kabur Harman (BKH).

Menurut Stevi, kehadiran Watu Mori Farm bertujuan untuk saling berbagi konsep tentang pertanian peternakan.

Kehadiran peserta didik SMKN 1 Poco Ranaka di Watu Mori Farm, kata dia, lebih kepada supaya peserta didik mempunyai perubahan-perubahan kecil usai kembali dari tempat tersebut.

“Saat awal diminta untuk melakukan praktek di sini saya cukup ragu-ragu. Karena kami semua yang ada di tempat ini bukan background petani. Mau diajarkan apa di sana. Tapi karena komitmen bersama, sehingga semua bisa dilalui sampai dengan hari ini,” ujar Stevi dalam acara penutupan kegiatan Praktik Kerja Industri, Sabtu (24/09/2022) malam.

Stevi menjelaskan, memilih menjadi petani adalah panggilan yang mulia, karena petani merupakan pahlawan pangan.

Karena itu, dirinya meminta kepada peserta didik SMKN 1 Poco Ranaka yang telah menyelesaikan kegiatan praktek untuk berkomitmen menjadi petani bagi diri sendiri.

“Artinya apa? Kita harus bisa memenuhi kebutuhan pangan untuk diri kita sendiri. Kita tanam sayur untuk diri kita sendri dan tetangga kita. Itu dulu,” tegas Stevi yang merupakan dr. Umum.

Stevi menambahkan, jika di Indonesia semua orang bisa menjadi petani bagi diri sendiri maka Indonesia akan sejahtera.

Sementara itu, Ketua Jurusan Agrobisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura SMKN 1 Poco Ranaka Petrus Abu menyampaikan  terima kasih kepada BKH sekeluarga yang telah memberikan izin bagi peserta didik untuk melakukan Praktek Kerja Industri.

“Kami sangat berterima kasih kepada BKH sekeluarga yang telah memberi ruang agar anak-anak SMKN 1 Poco Ranaka bisa belajar di tempat ini,” ujarnya.

Dirinya berharap ke depan peserta didik SMKN 1 Poco Ranaka bisa terus melakukan praktek kerja industri di Watu Mori Farm.

“Kita meminta agar dilakukan MoU agar setiap tahunnya para peserta didik bisa belajar di tempat ini,” tutupnya.

Untuk diketahui, kegiatan penutupan praktek kerja industri dihadiri langsung oleh Benny Kabur Harman. Peserta didik yang telah menyelesaikan praktek kerja industri mendapatkan sertifikat dari Watu Mori Farm.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Benny K Harman BKH Mabar Manggarai Barat Stevi Harman
Previous ArticleDiduga Dihina di Kantor DPRD, Warga Belu Ini Tempuh Jalur Hukum
Next Article 91.032 Balita di NTT Derita Stunting

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.