Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Demi Perbaikan Kurikulum, STKIP Citra Bakti Ngada Gelar FGD
Pendidikan NTT

Demi Perbaikan Kurikulum, STKIP Citra Bakti Ngada Gelar FGD

By Redaksi27 Februari 20233 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Focus Group Discussion (FGD) Analisis Awal Kurikulum Program studi Pendidikan Guru Anak Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ngada, Vox NTT-STKIP Citra Bakti Ngada mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Analisis Awal Kurikulum Program studi Pendidikan Guru Anak Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Kegiatan ini merupakan langkah awal dari program kemitraan Inovasi dan STKIP Citra Bakti.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 9-13 Januari 2023, di Sekretariat TPK Inovasi.

Sedangkan, peserta dalam kegiatan ini terdiri dari dosen prodi PG-PAUD sebanyak 9 orang, dosen Prodi PGSD sebanyak 8 orang, dan analisator kurikulum untuk masing-maing program studi.

Kegiatan dimulai pukul 08.00-12.00 Wita untuk program studi PGSD. Kemudian Pukul 13.00-16.00 Wita untuk program studi PG-PAUD.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Ketua STKIP Citra Bakti Dr. Dek Ngurah Laba Laksana, M.Pd.

Pada kesempatan itu, Dr. Dek Ngurah Laba Laksana, M.Pd. menyampaikan  bahwa analisis awal kurikulum ini dilakukan untuk mengevaluasi kurikulum yang sudah ada dan mengetahui permasalahan yang muncul dalam penerapannya.

“Dalam pengembangan kurikulum, evaluasi kurikulum merupakan langkah awal yang penting sebelum merancang kurikulum yang baru. Dari hasil analisis awal kurikulum, diharapkan dapat ditemukan informasi yang berguna dalam pengembangan kurikulum yang lebih baik dan efektif dimasa yang akan datang,” ujarnya.

Dengan melakukan analisis awal kurikulum, demikian Dek Ngurah, diharapkan dapat ditemukan kelebihan dan kekurangan kurikulum yang digunakan, sehingga dapat dilakukan perbaikan dan penyempurnaan untuk meningkatkan efektivitas kurikulum yang ada.

“Studi PG-PAUD dan PGSD STKIP Citra Bakti memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan, terutama di tingkat pendidikan anak usia dini. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan kurikulum yang memadai untuk menjamin kualitas lulusan Program Studi PG-PAUD dan PGSD STKIP Citra Bakti,” imbuhnya.

Perbaikan Kurikulum

Dek Ngurah menjelaskan, FGD ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan dan umpan balik dari para analisator dalam rangka memperbaiki kurikulum program studi PG-PAUD dan Program Studi PGSD.

“FGD ini dilaksanakan dalam suasana yang sangat kolaboratif dan interaktif, dengan para peserta saling berbagi wawasan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam pengembangan kurikulum,” jelasnya.

Sesi-sesi pembahasan meliputi berbagai topik, seperti metode pengajaran, hasil pembelajaran, isi kurikulum, dan strategi penilaian.

Target capaian kegiatan FGD ini terdiri dari 4 aspek yaitu: tercapainya hasil analisi kesesuaian visi dan misi program studi dengan capaian pembelajaran pada kurikulum, analisis konten (isi) kurikulum terkait dengan ketersediaan konten Bahasa ibu dan literasi dasar dalam kurikulum program studi PGSD serta kedalaman dan keluasan materi dalam kurikulum, analisis capaian-capaian pembelajaran mata kuliah dengan bidang kajian, analisis struktur kurikulum dan penjabarannya setiap semester.

“Masukan dan umpan balik yang dikumpulkan selama FGD akan digunakan untuk memperbaiki kurikulum program studi PG-PAUD dan program studi PGSD di STKIP Citra Bakti, sehingga program-program tersebut tetap relevan, efektif, dan sesuai dengan tren terbaru dalam Pendidikan,” imbuhnya.

Dia menjeaskan, hasil dari kegiatan FGD analisis awal kurikulum ini berupa draft kurikulum yang akan dipaparkan pada saat Workshop Pengembangan Kurikulum Program Studi PG-PAUD dan Program Studi PGSD Terintegrasi Bahasa Ibu yang akan melibatkan para guru, alumni, pakar kurikulum, pakar teknologi pendidikan, pakar perlindungan anak, pegiat budaya, yayasan disabalitas dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngada dan Nagekeo. [*]

Inovasi Ngada STKIP Ngada
Previous ArticleWarga Pota: Demi Tuhan Kami Berjanji untuk Dukung Stefanus Gandi menuju Senayan
Next Article Wujud Kemitraan dengan Inovasi, STKIP Citra Bakti Ngada Gelar Workshop

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.