Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Gagasan»Kesetaraan Gender Perlu Menjadi DNA dalam Diri Masyarakat
Gagasan

Kesetaraan Gender Perlu Menjadi DNA dalam Diri Masyarakat

By Redaksi9 Maret 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Adriana Susanti Talu
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oleh: Adriana Susanti Talu

International Women’s Day (IWD) selalu diperingati setiap tanggal 8 Maret. Perayaan ini tidak lepas dari peran perempuan di masa lalu dengan keberanian penuh untuk mendapatkan akses pencapaian sosial, ekonomi, budaya, dan politik perempuan secara pantas.

Internasional Woman’s Day dimulai oleh 15.000 perempuan di AS pada tahun 1908 untuk menyuarakan hak suara tentang peningkatan standar upah dan pemangkasan jam kerja.

Di masa Perang Dunia II, tanggal 8 Maret digunakan oleh seluruh dunia sebagai momentum advokasi kesetaraan gender dan pada tahun 1975 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diakui secara resmi.

Perayaan Internasional Woman’s Day tahun ini mengusung tema “DigitALL: Innovation and technology for gender equality”.

Masing-masing dari kita dapat secara aktif mendukung dan merangkul kesetaraan dalam lingkup pengaruh kita. Kita semua dapat menantang stereotip gender, menyerukan diskriminasi, menarik perhatian pada bias.

Aktivisme kolektif inilah yang mendorong perubahan. Dari aksi akar rumput hingga momentum berskala luas, kita semua dapat merangkul kesetaraan.

Menempa kesetaraan gender tidak terbatas pada perempuan semata-mata memperjuangkan perjuangan yang baik. Sekutu sangat penting untuk kemajuan sosial, ekonomi, budaya, dan politik perempuan. Tahun ini, IWD menggunakan tagar #EmbraceEquity sebagai tagar kampanye.

Kesetaraan gender perlu menjadi DNA dalam diri masyarakat. Itu bukan hanya sesuatu yang kita katakan, ini bukan hanya tentang sesuatu yang kita tulis. Kesetaraan gender adalah sesuatu yang perlu kita pikirkan, ketahui, hargai, dan rangkul dalam kehidupan kita.

 

Kesetaraan gender adalah sesuatu yang perlu kita yakini, tanpa syarat, kesetaraan berarti menciptakan dunia yang inklusif bagi semua.

Tujuan dari tema kampanye IWD 2023 #EmbraceEquity adalah agar dunia berbicara tentang peluang yang sama tapi tidak cukup bagi perempuan. Hal tersebut menjadi harapan besar oleh seluruh perempuan di dunia.

Berbicara tentang perjuangan kesetaraan gender, bukan hanya bagian dari perjuangan perempuan tetapi peran sosial masyarakat sangat penting dan tentu mempengaruhi hal tersebut.

International Women's Day
Previous ArticleLima Desa di Lamba Leda Utara Dapat Pemahaman Hukum tentang Pengelolaan Dana Desa
Next Article Warga Poco Leok Disebut Terancam Terusir dari Tanahnya Sendiri

Related Posts

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.