Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Wisatawan yang Pingsan saat Mendaki Puncak Padar Berhasil Dievakuasi Naturalist Guide
Ekbis

Wisatawan yang Pingsan saat Mendaki Puncak Padar Berhasil Dievakuasi Naturalist Guide

Diduga karena kelelahan kala sedang mendaki Pulau Padar, korban tiba-tiba pingsan saat tiba di Pos 4.
By Redaksi18 September 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wisatawan yang pingsan saat mendaki ke Puncak Padar dievakuasi oleh Naturalist Guide (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT – Seorang wisatawan asal Jakarta berhasil dievakuasi ke pos penjagaan setelah mengalami jatuh pingsan saat sedang mendaki di Pulau Padar, Kawasan Taman Nasional Komodo, Sabtu (16/09/2023).

Salah seorang Naturalist Guide Aldo menuturkan, korban merupakan salah satu dari rombongan dokter dari Jakarta yang tengah mengunjungi Pulau Padar.

Diduga karena kelelahan kala sedang mendaki Pulau Padar, korban tiba-tiba pingsan saat tiba di Pos 4.

“Mereka tim dokter dari Jakarta sebanyak 18 orang. Dalam pendakian dia (korban pingsan) yang agak lambat jalannya dibandingkan dengan  teman – temannya yang lain. Sesampai di Pos 04 dia istirahat. Saat sedang istirahat tiba-tiba dia langsung pingsan,” ujarnya.

Aldo yang pada saat kejadian tengah berada di Pos 3  mendapatkan panggilan dari Naturalist Guide di Pos 4. Ia kemudian langsung mendatangi korban dan melakukan tindakan pertolongan pertama. Akibat pingsan, korban diketahui mengalami luka pada dahi dan lengan.

“Saat kejadian saya lagi di Pos 03 sedang pungut sampah, tiba – tiba ada calling melalui radio dari Pos 04 dan saya langsung naik ke tempat Pos 04, langsung saya memberikan minyak kayu putih sembari menunggu oksigen dan tandu yang bawa oleh teman – teman dari office menuju Pos 04. Karena jatuh pingsan lengan dan dahinya terluka,” ungkapnya.

Korban kemudian dievakuasi para Naturalist Guide menggunakan tandu menuju kantor Naturalist Guide. Sementara, rombongan wisatawan lainnya tetap melanjutkan aktivitas wisata di Pulau Padar untuk menikmati momen sunset.

“Korban langsung dievakuasi oleh teman-teman menggunakan tandu, sedangkan tim kita yang lain masih stay di pos masing – masing karena masih ada wisatawan yang sedang menunggu sunset,” jelas Aldo.

Direktur Operasional PT Flobamor, Abner Ataupah menyebutkan meskipun sempat pingsan namun korban tidak dievakuasi ke Labuan Bajo dan hanya mendapatkan pertolongan pertama di kantor Naturalist Guide.

“Korban tidak sempat ke dibawa ke RS karena sudah ditangani di office. Tidak lama setelah dikasih oksigen dan minyak kayu putih, korban siuman,” ujar Abner.

Penulis: Sello Jome

BTNK Loh Liang Mabar Manggarai Barat PT Flobamor Pulau Padar Taman Nasional Komodo
Previous ArticlePT Flobamor Perbaiki Dermaga di Pulau Padar dan Loh Liang
Next Article Data untuk Bangsa: Soal Urgensi Pendataan KUMKM

Related Posts

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.