Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»BNN RI Bakal Kumpulkan Kepala PLBN Seluruh Indonesia di Kota Kupang
NTT NEWS

BNN RI Bakal Kumpulkan Kepala PLBN Seluruh Indonesia di Kota Kupang

By Redaksi13 November 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala BNN NTT (seragam putih kaca mata) usai memberikan keterangan pers kepada media di Kupang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Semua Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di seluruh Indonesia akan berkumpul di Kota Kupang.

Mereka akan mengikuti kegiatan yang diselenggarakan  oleh Badan Narkotika Nasional (BNN)/RI di Swiss Berlin Hotel Kupang pada 15 November 2023.

Turut hadir dalam kegiatan itu,  Kepala BNN RI Komjen Pol. Prof. Dr. Petrus Reinhard Golose.

Kepala BNN Provinsi NTT Brigjen Pol. Riki Yanuarfi, Senin (13/11/2023) menjelaskan bahwa Kepala BNN RI beserta rombongan akan berada di NTT sejak tanggal 14 – 18 November 2023 dengan serangkaian kegiatan.

Para Kepala PLBN mengikuti kegiatan National Border Management Cosultation Meeting Drugs Trafficking at The Border pada 15 November 2023 di Hotel Kristal, Kota Kupang.

Menurut Brigjen Pol. Riki, agenda BNN RI tersebut dilaksanakan di NTT karena merupakan daerah perbatasan, yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste.

“Salah satu upaya BNN bekerja sama  dengan stakeholder penjaga PLBN peserta besok ada PLBN seluruh Indonesia di undang ke Kota Kupang,” kata Kepala BNN NTT itu.

Dia menjelaskan, kegiatan ini berbicara dan membahas mengenai antisipasi drug trafiking di perbatasan.

“Ada 1,90 % warga Indonesia terpapar narkotika. BNN harus menggandeng semua stakeholder agar mencegah narkoba masuk ke Indonesia,” paparnya.

“Kita satu visi dalam mencegah masuknya narkotika ke Indonesia,” sambungnya.

Sejauh ini, Demikian Brigjen Pol Riky sebanyak satu kasus narkoba antar negara yang diamankan BNN NTT.

“Pengiriman dari Indonesia satu kali jenis ganja,” jelasnya.

Untuk mengatasinya, dia menyebut bahwa BNN bekerja sama dengan bea cukai.

“Sejauh ini kita punya jaringan ke bawah dan juga kerja sama dengan bea cukai. Untuk NTT Rata rata pengguna Kota Kupang dan Sumba dengan ukuran dibawah 1 gram,” tukasnya.

Pengguna narkotika, kata dia, rata-rata orang dari luar NTT perantau yang datang ke NTT.

“Sejauh ini ada 9 desa atau kelurahan bersinar atau bersih dari narkoba di NTT,” tutupnya.

Penulis: Ronis Natom

BNN NTT Kota Kupang
Previous ArticleAda Bor Pile dan Sheet Pile Penahan Longsor di Jalan Ruteng – Reo
Next Article Penjelasan Jerry Manafe Soal Perseteruan di Gereja GMIT Agape

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.