Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Intens Berkunjung ke Masyarakat, Thomas Dohu Temukan Masalah yang Kerap Muncul
Pilkada

Intens Berkunjung ke Masyarakat, Thomas Dohu Temukan Masalah yang Kerap Muncul

By Redaksi24 Mei 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bakal calon Bupati Manggarai Thomas Dohu sedang memeluk dengan salah seorang ibu saat agenda kunjungannya ke masyarakat
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Bakal calon Bupati Manggarai Thomas Dohu terus mengelilingi berbagai wilayah di Manggarai.

Hingga kini tidak kurang dari 200 titik sudah disambanginya. Titik-titik ini menyebar di 80 desa, 12 kecamatan seluruh Manggarai.

“Sampai hari ini saya bersama tim sudah menyambangi 200 titik di seluruh kecamatan di Manggarai. Responsnya cukup antusias dan banyak masukan positif dari warga yang saya temui,” kata Thomas Dohu saat ditemui awak media di Ruteng, Jumat (24/5/2024).

Ke-200 titik ini disambangi Thomas Dohu sejak Maret 2024. Di setiap titik yang dikunjungi, ia membuka ruang dialog untuk mendengar keluhan dan masukan.

Thomas Dohu mengaku, pada setiap kunjungan selalu disambut hangat oleh warga Manggarai. Apalagi warga Manggarai punya kerinduan akan lahirnya pemimpin yang mau mendengar keluhan-keluhan mereka.

Dari perjumpaan bersama warga muncul beragam masalah yang perlu mendapat perhatian. Di antaranya masalah infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian hingga harapan akan hadirnya pemimpin di tengah masyarakat.

“Masalah yang paling sering muncul adalah infrastruktur dan komoditi. Untuk infrastruktur misalnya, masih banyak akses-akses penghubung wilayah yang rusak atau tidak dibenahi,” tambah Thomas Dohu.

Buruknya infrastruktur ini kemudian berdampak pada perekonomian terutama akses pasar.

Sebagian besar wilayah di Manggarai menurut Thomas Dohu, menggantungkan diri pada hasil bumi (komoditas pertanian). Baik tanaman hortikultura maupun perkebunan. Tapi, masalah infrastruktur membuat lalu lintas perdagangan jadi terhambat.

Hal ini diperparah dengan ketidakpastian pasar hasil pertanian. Karena itu menurut Thomas Dohu, kehadiran pemerintah melalui kebijakan-kebijakan dinilai perlu untuk menjawab masalah di akar rumput.

“Dari seluruh masukan warga, hal yang paling mereka rindukan adalah pemimpin hadir di tengah-tengah mereka untuk mendengar dan bersama-sama mencari solusi atas masalah yang mereka hadapi,” pungkas Thomas Dohu. [VoN]

Thomas Dohu
Previous ArticleSelam Figur Pilkada Ngada 2024, Thomas Tonda Masuk Radar
Next Article Panwascam di Manggarai Diminta Jaga Soliditas dan Integritas

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026

Dapil di Manggarai Perlu Dievaluasi, Bawaslu: Akan Disampaikan ke Bawaslu RI

11 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.