Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Yohanes Halut Pakai Sandal Jepit dan Kain Songket saat Kampanye Mencuri Perhatian
Pilkada

Yohanes Halut Pakai Sandal Jepit dan Kain Songket saat Kampanye Mencuri Perhatian

By Redaksi7 Oktober 20243 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Foto Calon bupati Manggarai Yohanes Halut memakai sandal jepit dan sarung songket saat kampanye di Desa Papang, Satarmese pada Minggu (6/10/2024)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Penampilan calon bupati Manggarai Yohanes Halut yang cuma memakai sandal jepit dan sarung songket mencuri perhatian. Calon bupati yang berpasangan dengan Thomas Dohu itu kerap berpenampilan demikian saat berkampanye.

Misalnya, saat Yohan tampil bersama mengisi hari pertama kampanye putaran kedua zona 2 di Desa Papang, Kecamatan Satarmese pada Minggu (6/10/2024). Penampilannya mencuri perhatian massa di dalam kemah.

“Selamat datang untuk politisi sandal jepit mari kita tepuk tangan untuk Pak Yohan dan Pak Thomas,” pekik pemandu acara membakar semangat pendukung.

Seorang warga yang duduk di barisan tengah berteriak mengagumi perawakan Yohanes Halut dan Thomas Dohu yang santun dan rendah hati.

Kesan sederhana dan santun memang melekat pada gaya kampanye Yohan-Thomas, paket yang mengusung tagline ‘Manggarai Bangkit’ itu.

“Senang sudah bertemu langsung dengan bapak berdua ini. Kami masyarakat ini suka sekali dengan Pak Yohanes dan Pak Thomas karena santun dan sederhana. Walaupun Pak Yohan ini calon bupati tapi tidak pakai sepatu mengkilap tapi hanya sandal jepit seperti kami petani,” spontan pendukung itu.

Kampanye Yohan-Thomas berlangsung cukup meriah. Massa begitu antusias mendengar orasi politik dari paslon nomor urut 3 itu.

Yohanes Halut dalam orasinya segera menjelaskan bahwa memakai sandal jepit merupakan kebiasaan lama yang bahkan terbawa dari kecil.

Selama 15 tahun menjadi anggota DPRD Provinsi NTT penampilan Yohanea Halut masih sama yakni selalu memakai sandal jepit. Ia akan memakai sepatu jika hendak menghadiri  acara resmi.

Yohan kemudian menjelaskan bahwa sejak 3 September 2024 dirinya menjadi rakyat biasa. Sejak itu, dia lebih sering bersama masyarakat dengan tampilan ala masyarakat biasa.

“Supaya tidak dinilai pencitraan at merakyat ini memang kebiasaan saya dari kecil. Bapa mama saya juga kaget tiba-tiba istilah politisi sandal jepit ini mendadak viral selama kampanye ini. Orang dekat dan keluarga besar saya pastinya tidaklah heran mereka yang paling tahu. Sandal jepit yang saya pakai ini yang Rpn15 ribu. Selama jadi rakyat biasa bukan anggota dewan  lagi ya jarang sekali pakai sepatu kemana-mana pakai sandal jepit seperti ini,” terangnya.

“Kalau pakai sarung ya harus karena setiap kali ada kampanye selalu diawali dengan penyambutan secara adat,” imbuh Yohan.

Politik Anggaran Ibu Rumah Tangga

Visi misi Yohan-Thomas dipastikan tidak lari jauh dari kebutuhan masyarakat Manggarai saat ini.

Meskipun sudah mengemas mimpi ‘Manggarai Bangkit’ tapi Yohan-Thomas masih menyisakan lembaran kosong dalam visinya untuk rakyat bisa berkontribusi ide dan konsep.

Yohanes Halut juga telah menyiapkan formula politik anggaran dengan prinsip ala ibu rumah tangga di mana kebijakan anggaran berbasis skala prioritas.

“Kenapa saya mengikuti politik anggaran ibu rumah tangga karena hanya seorang ibu yang mengerti kebutuhan anak-anaknya. Siapa anak-anak itu ya 12 kecamatan di Manggarai. Ada anak yang dikasih jatah lebih karena tergantung kebutuhannya tapi seorang ibu tidak pernah meninggalkan anak-anaknya yang lain,” urai Halut dibalas tepuk tangan para pendukungnya.

Menjual Prabowo

Jika terpilih Yohanes Halut-Thomas Dohu juga telah menyiapkan langkah strategis membangun pemerintahan yang bersambung dalam artian kader Gerindra yang menang pilkada wajib melaporkan kebutuhan daerahnya ke Presiden Prabowo Subianto.

“Saya bangga dan makin percaya diri saya maju setelah Pak Prabowo menang pilpres dan tinggal dua minggu lagi dilantik. Para ring satunya Pak Prabowo siap memfasilitasi apa saja kebutuhan di daerah kita apakah itu soal pembangunan infrastruktur, ekonomi, pendidikan, kesehatan atau apapun kebutuhan kita. Pemerintahan yang bersambung ini tentu pasti luar biasa dampaknya nanti asal saja mandat rakyat itu diberikan kepada saya dan Pak Thomas,” cetus Halut.

“Saya kader tulen Gerindra saya 16 tahun menjadi murid politik dari para pembisiknya Pak Prabowo. Saya dan Pak Thomas sangat yakin bisa membawa Manggarai lebih baik dari keadaan sekarang. Jika kami terpilih maka relasi yang baik dengan pemerintahan Presiden terpilih Pak Prabowo dampaknya pasti luar biasa ,” pungkas dia. [VoN]

Manggarai Pilkada Manggarai Pilkada Manggarai 2024 Thomas Dohu Yohan-Thomas Yohanes Halut
Previous ArticleDiangkat Jadi Kardinal oleh Paus Fransiskus, Berikut Profil Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM
Next Article Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM:  Sosok Sederhana, Murah Senyum dan Rendah Hati  yang Mampu Mencuri Perhatian dan Hati Banyak Orang

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.