Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Sukses Administrasi dan Pelayanan Publik di Desa, Ketua Komisi I DPRD NTT Tekankan Disiplin
VOX DESA

Sukses Administrasi dan Pelayanan Publik di Desa, Ketua Komisi I DPRD NTT Tekankan Disiplin

By Redaksi20 Januari 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Komisi I DPRD NTT, Julius Uly saat kunjungan kerja di Kabupaten Timor Tengah Utara (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT – Ketua Komisi I DPRD NTT, Julius Uly, menegaskan bahwa disiplin kerja menjadi faktor utama dalam keberhasilan administrasi dan pelayanan publik di desa.

Dalam kunjungan kerjanya ke Desa Sainoni, Napan, dan Haumen’ana di Kabupaten Timor Tengah Utara pekan lalu, ia mengingatkan pentingnya kedisiplinan aparatur desa untuk menciptakan pelayanan yang berkualitas dan mewujudkan desa yang maju dan mandiri.

Menurut Julius, disiplin kerja adalah sebuah konsep dalam tempat bekerja atau manajemen untuk menuntut pegawai dan aparatur desa berlaku teratur.

Disiplin itu sendiri merupakan keadaan yang menyebabkan atau memberi dorongan kepada pegawai dan aparatur desa untuk berbuat dan melakukan segala kegiatan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

“Jika aparatur desanya masuk kantor tepat waktu, jelas akan menghadirkan pelayanan administrasi juga pelayanan publik yang terukur serta berkualitas,” kata Julius.

Hal yang sama pula disampaikan saat menjumpai sejumlah pegawai di pos perbatasan di Desa Napan yang terlihat santai saat jam kerja.

Dikatakan, disiplin kerja adalah kesadaran dan kesediaan seseorang mentaati semua peraturan yang ada dan norma-norma sosial yang berlaku.

“Ingat teman-temanku yang bertugas di pos perbatasan. Anda semua adalah wajah negara Indonesia. Disiplin dan kepekaan adalah kuncinya,” kata Julius.

Ketika menegakkan disiplin, maka para petugas akan miliki kepekaan terhadap ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan (AGHT).

Untuk diketahui, kunjungan kerja Komisi I DPRD NTT di Kabupaten Timor Tengah Utara dilaksanakan dalam rangka kegiatan pengawasan komisi yang khusus membidangi pemerintahan, hukum dan hak asasi manusia itu.

Penulis: Ronis Natom

DPRD NTT Julius Uly Ketua Komisi I DPRD NTT Timor Tengah Utara TTU
Previous ArticleDukung Program ‘1 Desa, 1 Produk’, Melki-Johni Kucurkan Dana Rp500 Juta Per Desa
Next Article Hujan Deras Guyur Labuan Bajo, Sejumlah Wilayah Terendam Banjir

Related Posts

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026

DPRD NTT Minta 9.000 PPPK Guru dan Nakes Tak Diberhentikan

5 Maret 2026
Terkini

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.