Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Hujan Deras Guyur Labuan Bajo, Sejumlah Wilayah Terendam Banjir
Regional NTT

Hujan Deras Guyur Labuan Bajo, Sejumlah Wilayah Terendam Banjir

By Redaksi20 Januari 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah kendaraan bermotor terendam banjir di Kampung Air Labuan Bajo, Senin, 20 Januari 2025 sore
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Hujan deras yang menguyur Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada Senin, 20 Januari 2025 sore. Akibatnya sejumlah wilayah di kota ujung barat Pulau Flores itu terendam banjir.

Pantauan VoxNtt.com, wilayah yang terendam banjir yaitu hampir semua ruas jalan Soekarno-Hatta, Kampung Ujung, Kampung Air, sebagian ruas jalan Gabriel Gampur, Kaper, dan sebagian wilayah di Desa Batu Cermin.

Banjir di Kampung Air ketinggian air hingga paha orang dewasa, sementara di sebagian wilayah ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Ketinggian air membuat sejumlah rumah dan tempat usaha di wilayah terdampak teredam banjir. Tidak hanya itu kendaraan roda dua juga terendam banjir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah Manggarai Barat saat ini masih berada dalam periode musim hujan dengan puncaknya diprakirakan akan terjadi pada akhir Januari hingga awal Februari 2025.

Berdasarkan informasi dari Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta, terpantau adanya dua bibit siklon tropis yang tumbuh di Samudera Hindia dan berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap kondisi cuaca di Indonesia bagian selatan.

“Bibit Siklon Tropis 90S terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa Timur, sementara bibit Siklon Tropis 91S berada di sekitar wilayah Australia Barat,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Maria Seran beberapa waktu lalu kepada VoxNtt.com.

Interaksi dari kedua sistem tekanan rendah ini, kata Maria, mengakibatkan peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di sebagian besar wilayah NTT, termasuk Manggarai Barat.

Maria mengimbau masyarakat di wilayah Manggarai Barat, terutama yang tinggal di daerah perbukitan, lereng curam, atau dekat aliran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Hujan dengan durasi panjang dapat menyebabkan tanah menjadi jenuh sehingga memicu longsor. Selain itu, penting untuk mempersiapkan langkah mitigasi, seperti memastikan saluran air tidak tersumbat dan mengamankan barang-barang berharga dari potensi banjir,” lanjutnya.

“Kami juga mengingatkan semua pihak untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG dan mengutamakan keselamatan dalam beraktivitas sehari-hari. Jika terjadi situasi darurat, segera laporkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome

Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleSukses Administrasi dan Pelayanan Publik di Desa, Ketua Komisi I DPRD NTT Tekankan Disiplin
Next Article Target PAD Manggarai dari Sampah Merosot, Realisasi Hanya 60 Persen

Related Posts

Anggota DPR RI Stevano Rizki Gerak Cepat Bawa Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Kuwus Barat

19 Agustus 2026

Pegadaian Salurkan Sembako hingga Perlengkapan Tidur untuk Warga Terdampak Gempa Flores

17 Agustus 2026

158 Rumah di Kecamatan Welak Rusak Berat Akibat Gempa

15 Agustus 2026
Terkini

Gempa Beruntun Guncang Flores, DPRD Desak Pemkab Manggarai Percepat Bantuan Darurat

20 Agustus 2026

Menjangkau yang Belum Tersentuh, BKH-Stevi Harman Salurkan Ratusan Paket Sembako di Kecamatan Rahong Utara

20 Agustus 2026

Kementan Janji Perbaiki Sawah dan Irigasi di Flores yang Rusak Akibat Gempa

20 Agustus 2026

Solidaritas Penyintas Gempa Nagekeo Mulai Renggang, Masalah Pengungsian Makin Kompleks

20 Agustus 2026

Pemuda 22 Tahun Ditemukan Meninggal di Dekat Tenda Pengungsian Pascagempa Nagekeo

20 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.