Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Cinta yang Datang di Hari Valentine
Sastra

Cinta yang Datang di Hari Valentine

By Redaksi14 Februari 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Cinta yang Datang di Hari Valentine
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Cinta yang Datang di Hari Valentine

Di senja yang hampir menyentuh fajar,
aku melangkah perlahan tanpa suara,
meninggalkan rumah dengan doa terucap,
menuju kota dengan harapan yang kuat.

Motor tua, saksi perjalanan panjang,
warisan bapa (alm) yang penuh kenangan,
aku ingin ia kembali gagah berdiri,
menyusuri jalan tanpa ragu lagi.

Berhari-hari kutempa raga,
ke kebun setiap pulang sekolah,
mencari rejeki dari tanah dan daun,
agar motor itu bisa kembali hidup.

Dan tibalah tanggal tiga belas,
motor kubawa ke bengkel kota,
menanti dalam harap dan sabar,
di bawah langit yang penuh doa.

Saat itulah telepon berdering,
suara yang hangat menyapa lembut,
bigbosku nomor tiga memberi kabar,
rekeningku bertambah, rejeki bertumbuh.

Air mataku hampir jatuh,
tapi kutahan dengan syukur,
belum sempat reda keharuan ini,
mama pun menelpon dari rumah.

“Mama titip 200 ribu, Nak,
lewat seseorang yang bisa kau temui,
buat tambahan biaya bengkel,
biar motor kita kembali kuat berdiri.”

Tak sanggup kutahan lagi,
air mata jatuh tanpa ragu,
ini bukan sekadar uang,
ini cinta yang nyata tanpa batas.

Aku pulang saat malam menjelang,
melewati jalan sunyi berhiaskan doa,
di rumah, kakakku tersenyum hangat,
lauk ayam kampung sudah tersedia.

“Bapa ado?” aku bertanya,
mencari sosok yang selalu ada,
tak terlihat, tapi kurasakan hadirmu,
doamu, pengorbananmu bagiku selalu.

Kini kusadari sepenuhnya,
semua ini adalah rencana Tuhan,
di hari sebelum Valentine tiba,
cinta dan rejeki mengalir tanpa kuduga.

Terima kasih mama atas kasihmu,
terima kasih kakak, atas perhatianmu,
terima kasih bigbosku nomor tiga atas kemurahan hatimu,
semua cinta ini begitu tulus dan murni.

Selamat Valentine mama tersayang,
selamat Valentine kakakku tercinta,
untuk semua cinta dan kebaikan ini,
aku menyimpan rasa syukur yang tiada henti.

Cinta bukan hanya bunga dan cokelat,
cinta adalah keikhlasan yang tak terlihat,
dan hari ini, aku mendapatkannya,
lebih dari yang bisa kuduga.

Love banyak, untuk kakak adekku semua,
terima kasih telah menjadi cahaya,
di hari penuh kasih ini,
aku bersyukur atas setiap cinta yang ada.
. . . . . ..
Oleh; Kristina Leri, S. Pd., Gr
Facebook; Christina Chitin LA

Kristina Leri
Previous ArticleKristina Emang Beda
Next Article Celung agu Caling Nai landing Ampil le Mori Jari

Related Posts

Pendoa Bermata Biru

23 Februari 2026

Pilu yang Tidak Pernah Sembuh

3 Februari 2026

Seorang Laki-Laki di Dalam Sajak JokPin

29 Januari 2026
Terkini

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.