Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Pemuda Katolik Komisariat Cabang Belu Resmi Lantik Anggota Baru, Tekankan Kualitas Kader
KOMUNITAS

Pemuda Katolik Komisariat Cabang Belu Resmi Lantik Anggota Baru, Tekankan Kualitas Kader

By Redaksi5 Maret 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Misa pelantikan anggota baru Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Belu di Kapela Seminari TOR Lo'o Damian, Atambu pada Minggu, 2 Maret 2025 (Foto: Dok. Pemuda Katolik)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Belu resmi menuntaskan rangkaian kegiatan Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) pada Minggu, 2 Maret 2025.

Pelantikan anggota baru ini digelar di Kapela Seminari TOR Lo’o Damian, Atambua, yang menandai puncak dari proses pendidikan kader yang dilakukan secara ketat dan selektif.

Upacara pelantikan tersebut diwarnai dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh RD. Gregorius Dudi Pr, Ketua Kerawam Keuskupan Atambua sekaligus Pastor Moderator Pemuda Katolik Kabupaten Belu.

Dalam prosesi ini, RD. Gregorius didampingi oleh dua rekan pastor konselebran, yakni RD. Julius Fransiskus Xaverius Bonlay Pr dari Komda Pemuda Katolik NTT dan RD. Kristo Oki Pr, Co-moderator Pemuda Katolik TTU.

Selain dihadiri oleh pengurus Pemuda Katolik tingkat daerah, acara tersebut juga disaksikan oleh sejumlah senior dan alumni Pemuda Katolik wilayah se-Keuskupan Atambua.

Namun, di balik prosesi yang khidmat tersebut, terungkap sebuah fakta mengejutkan—sebanyak tujuh calon anggota dinyatakan tidak lulus dalam proses pendidikan dan dengan tegas tidak diizinkan untuk dilantik.

Ketua Dewan Penasehat Pemuda Katolik, Petrus Bria Seran, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui pembahasan dan penilaian yang mendalam.

“Kami memutuskan bahwa tujuh orang calon anggota tidak memenuhi syarat untuk dilantik, sesuai dengan standar pendidikan kader yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Keputusan ini, meskipun berat, menunjukkan komitmen Pemuda Katolik dalam memastikan kualitas kader yang dihasilkan.

RD. Gregorius Dudi dalam kotbahnya, yang mengambil bacaan dari Injil Lukas 6:39-45, menekankan pentingnya hidup merasul yang bersumber dari Kristus.

“Sebagai kader Pemuda Katolik, kalian harus hidup bersumber dari Firman Allah. Buah yang baik hanya bisa berasal dari pohon yang baik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan ada tiga tugas utama seorang kader Pemuda Katolik, yakni menjadi penuntun bagi banyak orang, memiliki sikap tahu diri, dan selalu bersekutu dengan Allah.

Ketua Pemuda Katolik Komda NTT, Yuvensius Tukung, memberikan apresiasi tinggi terhadap ketegasan panitia dan pengurus dalam proses seleksi ini.

Menurut Yuvensius, menjadi kader Pemuda Katolik bukanlah perkara mudah, melainkan sebuah tanggung jawab besar dalam membangun gereja dan negara.

“Disiplin harus dimulai dari dalam organisasi. Ini menunjukkan bahwa Pemuda Katolik tidak hanya mengutamakan kuantitas, tetapi kualitas,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua Pemuda Katolik Komcab Belu, Yohanes Don Bosco Bere Loe, menegaskan bahwa di Kabupaten Belu, Pemuda Katolik selalu berfokus pada pembinaan kualitas kader, bukan hanya kuantitas.

“Kami selalu membatasi jumlah peserta dalam perekrutan anggota untuk menjaga efektivitas proses dan memastikan bahwa kader yang dilantik dapat berkontribusi positif bagi gereja dan bangsa,” jelasnya. [VoN]

Ketua Pemuda Katolik NTT Pemuda Katolik Pemuda Katolik Belu Pemuda Katolik NTT
Previous ArticlePemerintah Kota Kupang Gelar Buka Puasa Bersama di Masjid Nurusaa’dah
Next Article Paskalis Angkur Konsolidasi Pengurus Demokrat Ngada

Related Posts

Romo Julivadis Tanto: Fasilitator Katekese Bukan Penguji Umat, tetapi Sesama Peziarah Iman

14 Februari 2026

GAMKI NTT Luncurkan Orela TV, Angkat Isu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

11 Februari 2026

Peringati Hari Pers Nasional, Wartawan di Manggarai Barat Salurkan Sembako ke Warga Pesisir

8 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.