Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Gubernur NTT: Kunci Pembangunan Terletak pada Kolaborasi dan Penguatan Potensi Lokal
NTT NEWS

Gubernur NTT: Kunci Pembangunan Terletak pada Kolaborasi dan Penguatan Potensi Lokal

By Redaksi8 April 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, saat menggelar rapat koordinasi pembangunan dengan seluruh Bupati se-Pulau Sumba yang berlangsung di kediaman Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, pada Minggu malam, 6 April 2026 (Foto: Alex Raditia/ Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Tambolaka, Vox NTT – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menggelar rapat koordinasi pembangunan dengan seluruh Bupati se-Pulau Sumba yang berlangsung di kediaman Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, pada Minggu malam, 6 April 2025.

Rapat ini dimulai larut malam, tepatnya pukul 22.00 Wita, namun semangat dan antusiasme para pemimpin daerah tetap menyala.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu, Wakil Bupati Sumba Barat, Timotius Rangga, serta para Sekretaris Daerah (Sekda) dan Pimpinan Perangkat Daerah terkait dari seluruh Kabupaten di Pulau Sumba.

Meskipun berlangsung hingga malam hari, para kepala daerah dan jajarannya tetap bersemangat untuk membahas pembangunan di wilayah mereka.

Dalam rapat tersebut, setiap kepala daerah memaparkan berbagai potensi unggulan daerah mereka, mulai dari sektor pertanian, peternakan, pariwisata, kelautan, perikanan, hingga energi terbarukan. Tidak hanya itu, mereka juga mengungkapkan berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pembangunan yang tengah berjalan.

Gubernur Melki dalam kesempatan itu menekankan pentingnya pendekatan “Pluricentris Pluriformis” untuk membangun NTT, khususnya Pulau Sumba.

Konsep ini menekankan kolaborasi antar daerah yang berbeda untuk tumbuh bersama, dengan membangun kekuatan dari keberagaman potensi daerah yang ada.

Gubernur Melki menjelaskan, Sumba harus berkembang sebagai satu kesatuan kawasan, di mana pusat-pusat pertumbuhan disebar merata ke seluruh penjuru Pulau Sumba.

“Sumba harus bertumbuh sebagai satu kesatuan kawasan.  Konsep Pluricentris Pluriformis yang akan kita terapkan di Sumba dan NTT harus melibatkan seluruh daerah. Setiap daerah di Sumba harus bersinergi, dan pusat-pusat pertumbuhan harus tersebar merata di seluruh Sumba dan NTT,” ujar Melki dengan tegas.

Pembahasan juga mencakup isu penting lainnya, seperti infrastruktur jalan di Sumba dan pentingnya pembangunan pembangkit listrik terintegrasi antar kabupaten di Sumba yang akan mendukung produksi sektor unggulan. Tak kalah menarik, potensi pariwisata Sumba menjadi topik hangat dalam rapat tersebut.

Gubernur Melki  menekankan, pariwisata di Sumba harus dikelola dengan baik, dimulai dari inventarisasi yang terperinci, narasi yang menarik, pengemasan yang lengkap, dan promosi masif melalui berbagai media.

Ia ingin memastikan wisatawan yang datang ke Sumba mengetahui dengan jelas destinasi yang dapat mereka kunjungi di setiap kabupaten.

“Kita ingin wisatawan yang datang ke Sumba tahu dan paham kemana mereka harus pergi. Setiap kabupaten harus menyediakan paket wisata yang jelas dan lengkap, sehingga para wisatawan dapat mengunjungi setiap destinasi, yang tentu saja akan berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.

Gubernur Melki juga menekankan pentingnya pemberdayaan produk lokal dan pengembangan UMKM di seluruh kabupaten di Sumba, sebagai bentuk cinta terhadap hasil produk dalam daerah sekaligus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi setempat.

Di sela-sela rapat, dilakukan pula penyerahan Alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) Spesifik Grant untuk Tahun Anggaran 2025 untuk sektor pendidikan, termasuk untuk SMA/SMK dan SLB. Dana tersebut diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah sebesar Rp2.340.000.000, Sumba Barat sebesar Rp3.452.694.600, dan Sumba Barat Daya sebesar Rp3.704.422.200.

Dengan semangat kolaborasi yang tinggi, Gubernur Melki Laka Lena dan para kepala daerah se-Pulau Sumba berkomitmen untuk membangun Sumba menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. [VoN]

Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT Melki Laka Lena Sumba Barat Daya
Previous ArticleGubernur NTT Apresiasi Dapur Makan Bergizi Gratis Yayasan Ronita Peduli Sosial di Sumba Barat Daya
Next Article Kapal Pesiar Oceania Nautika Akan Singgah di Kupang

Related Posts

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.