Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tak Dengar Arahan Bupati, 3 ASN di Ngada Malah Asyik Bermain Judi Online
Regional NTT

Tak Dengar Arahan Bupati, 3 ASN di Ngada Malah Asyik Bermain Judi Online

By Redaksi16 April 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati dan Wakil Bupati Ngada melakukan lawatan kerja ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ngada, Rabu, 16 April 2025 (Foto: Patrianus Meo Djawa/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT – Saat Bupati dan Wakil Bupati Ngada tengah melakukan lawatan kerja penting ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ngada, tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) justru tertangkap kamera sedang asyik bermain judi online.

Kunjungan kerja yang dilaksanakan pada Rabu, 16 April 2025 itu turut dihadiri oleh dua warga negara asing (WNA) asal Belanda dengan agenda utama kunjungan untuk melakukan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hasil perjuangan aspirasi anggota DPR RI dari PAN, Ahmad Yohan.

Bantuan tersebut mencakup 30 unit pompa air, 110 unit hand sprayer, 3 unit traktor roda tiga, dan 1 unit traktor roda empat, yang diperuntukkan bagi kelompok tani di hampir semua kecamatan di Kabupaten Ngada.

“Penyerahan simbolisnya sudah dilakukan 25 Maret 2025 di Aula Setda Ngada. Dan untuk bantuan dari APBD, tahun ini kami juga akan segera mendistribusikannya ke kelompok-kelompok tani,” ungkap Fabianus Pesek, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ngada Ngada.

Namun, alih-alih ikut mendengarkan dan memperhatikan arahan dan sambutan Bupati dan Wakil Bupati, tiga ASN justru tampak fokus pada layar ponsel mereka. Sambil menyeruput kopi hangat yang disediakan penyelenggara kegiatan, mereka justru terlihat tegang di depan layar ponsel mereka. Rupanya mereka sedang menikmati permainan judi online jenis  casino live Sweet Bonanza Candyland.

Menurut pengakuan salah satu ASN kepada VoxNtt.com, ketiga ASN tersebut bukan berasal dari Dinas Pertanian, melainkan diduga merupakan bagian dari rombongan pejabat yang datang bersama Bupati dan Wakil Bupati.

Permainan dihentikan sebelum acara usai, namun sempat terdengar salah satu dari mereka menyeletuk soal hasil akhir dari permainan mereka. Dengan singkat, salah satu rekannya menjawab, “Laci,” yang dalam istilah para penjudi berarti kalah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemkab Ngada terkait sanksi atau tindak lanjut terhadap kejadian tersebut.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

ASN Ngada Ngada Pemkab Ngada
Previous ArticleIPA, Dokter dan Kemanusiaan
Next Article Revolusi Belajar Berbasis Otak

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.