Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ambulans Bawa Ibu Melahirkan Masuk Jurang 20 Meter di Matim
Regional NTT

Ambulans Bawa Ibu Melahirkan Masuk Jurang 20 Meter di Matim

By Redaksi8 Mei 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mobil Puskesmas Keliling mengalami kecelakaan saat hendak membawa pasien ke RSUD Borong, Manggarai Timur (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Sebuah mobil ambulans mengalami kecelakaan tunggal dan terjun ke jurang sedalam 20 meter di Jalan Lintas Kabupaten jurusan Borong, tepatnya di Nceang Wae Kaco, Kampung Golo Lobos, Desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), NTT, Rabu, 7 Mei 2025 sekitar pukul 16.11 Wita.

Mobil ambulans berwarna putih bernomor polisi EB 8038 WJ itu diketahui sedang mengantar seorang ibu yang hendak melahirkan dan mengalami pendarahan ke RSUD Borong. Mobil itu milik Puskesmas Weleng, Kecamatan Lamba Leda Utara.

Kasat Lantas Polres Matim, AKP Sadikin, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, kecelakaan terjadi karena pengemudi kehilangan kendali saat melewati jalan menurun dan tikungan tajam.

“Pengemudi melaju cukup kencang, kemudian kaget karena ada kendaraan dari arah berlawanan. Mobil keluar jalur dan akhirnya masuk jurang,” jelas AKP Sadikin saat dikonfirmasi, Kamis, 8 Mei 2025.

Menurutnya, ambulans tersebut meluncur sejauh kurang lebih 50 meter dari titik awal ke luar jalur hingga akhirnya jatuh ke jurang sedalam 20 meter.

Akibat insiden ini, sejumlah penumpang mengalami luka-luka. Berikut identitas dan kondisi para korban: Alexander Domon (41), sopir ambulans, luka gores di kepala bagian kiri belakang. Patrisiona Nganjung (42), keluarga pasien, memar di rahang kanan dan sakit pinggang. Imakulata Vatmawati (25), keluarga pasien, luka gores di kepala dan pergelangan tangan kiri. Katarina Selvin (32), keluarga pasien, luka gores di kepala dan lecet di tangan kiri. Karolina Mia (34) dan Olivia Hermianti Ji (35), bidan pendamping, sakit di dagu, punggung, dan leher

Sadikin menambahkan, kondisi jalan saat itu dalam keadaan basah karena gerimis, serta minim rambu lalu lintas.

“Di sisi kanan jalan ada tebing, dan sisi kiri langsung jurang. Cuaca mendung dan licin,” tuturnya.

Saat ini, seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Penulis: Berto Davids

Manggarai Timur Matim RSUD Borong
Previous ArticlePerkawinan sebagai Jalan Kesetiaan dan Pengorbanan
Next Article Pemprov NTT Susun Dokumen Strategis Adaptasi Perubahan Iklim, Libatkan Banyak Pihak

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.