Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Dapur Carep Siap Salurkan MBG, Walau Dana Belum Diterima
KESEHATAN

Dapur Carep Siap Salurkan MBG, Walau Dana Belum Diterima

By Redaksi22 Mei 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Yayasan Prima Karya Mandiri Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Dapur Carep, Alexander Jerahu saat diwawancarai Wartawan, Kamis, 22 Mei 2025 (Foto: Berto Davids/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Kesiapan Dapur Carep, Kelurahan Carep, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT menjelang proses pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah sudah sangat maksimal.

Ketua Yayasan Prima Karya Mandiri Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Dapur Carep, Alexander Jerahu mengaku, beberapa kelengkapan untuk memenuhi persyaratan pendistribusian MBG ini sudah dilengkapi, baik itu persyaratan administrasi yang diminta oleh pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN), jenis makanan, kelengkapan dapur hingga tenaga kerja.

Dapur MBG Carep, kata Jerahu, menjalin kemitraan dengan BGN terkait pemenuhan persyaratan, semua prosesnya sudah terpenuhi sesuai kebutuhan.

Hanya, saat ini pihaknya masih menunggu keuangan dari pusat yang ditransfer langsung ke rekening Yayasan Prima Karya Mandiri untuk bergerak melakukan pendistribusian MBG.

“Kalau suratnya memang kami sudah terima minggu lalu dan perintahnya dapur ini dijalankan pada tanggal 19 Mei 2025, tetapi karena duitnya belum ada maka kami belum bisa melakukan distribusi,” jelas Jerahu ditemui, Kamis, 22 Mei 2025.

Kendati demikian, pihaknya sudah sangat maksimal menjalankan program pendistribusian MBG ini.

Mantan Kepala Desa Paka, Iteng, Kecamatan Satarmese ini juga menjelaskan bahwa seluruh proses keuangan untuk membiayai MBG ini diurus oleh BGN sendiri, pihaknya selaku pemilik dapur hanya menerima transferan yang masuk ke rekening Yayasan.

Untuk itu, selaku Ketua Yayasan ia berkomitmen menjalankan program MBG ini dengan penuh rasa tanggung jawab.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihaknya bekerja sama dengan BGN untuk teliti dalam menentukan jenis makanan.

Mulai dari beras misalnya, pihaknya sudah disarankan oleh BGN agar memilih beras yang berkualitas baik, tentunya beras yang baru diproduksi dari sawah atau beras yang berasal dari panenan petani.

“Untuk sementara kalau pemilihan beras kami manfaatkan dari petani lokal, karena bagaimanapun program ini juga harus berdampak ke petani,” ungkap Jerahu.

Kemudian soal jenis sayur-sayuran pihaknya juga memastikan untuk mendapatkan sayur yang mempunyai nutrisi dan gizi tinggi, contohnya, wortel, kacang panjang, boncis, pitsai dan kol.

“Syukur kalau ke depan kami dapat mitra untuk pengadaan sayur-sayuran supaya bisa cari yang asli dari tanaman lokal,” ujarnya.

Selanjutnya juga ada buah-buahan yang akan disiapkan. Pihaknya juga memastikan agar buah yang dikonsumsi tidak rusak atau tidak busuk, contohnya, buah apel, pepaya, semangka, pisang, jeruk dan lain-lain.

Tidak kalah penting soal lauk pauk dan susu juga dipastikan mengandung nutrisi yang tinggi, baik itu daging, tahu, tempe dan juga susu bergizi.

Saat ini pihaknya mempekerjakan 50 orang, 47 orang di bagian dapur dan tiga orangnya merupakan pegawai dari BGN, yakni satu orang sebagai kepala dapur, satu orangnya sebagai ahli gizi dan satu orangnya pengurus keuangan.

“47 orang itu digaji oleh yayasan, sedangkan tiga orang pegawai dari BGN digaji langsung dari APBN pusat,” terang mantan kontraktor ini.

Terkait pendistribusian MBG, Dapur Carep mencakup 10 sekolah, yakni sekolah Kejuruan, Madrasah, TK, PAUD, SMP dan SMA.

Ia berharap semoga keuangan cepat turun agar proses pendistribusiannya segera berjalan.

Penulis: Berto Davids

Badan Gizi Nasional Kabupaten Manggarai Manggarai Program Makan Bergizi Gratis Yayasan Prima Karya Mandiri Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Dapur Carep
Previous ArticleStevi Harman Desak Pemda Segera Terbitkan Perda Disabilitas
Next Article Demi Niat Baik, Hendrika Mole Terancam Kehilangan Tanah Warisan: Perjuangan Seorang Ibu Tiga Anak di Jalur Hukum

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.