Ruteng, VoxNTT.com – Pemilik nama lengkap, Aprilianus Marko Jolo Jahang, seorang atlet perwakilan cabang olahraga Kempo Manggarai – NTT berhasil menyabet dua medali emas di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Champions 2025 Jakarta.
Marko merupakan salah satu atlet cabang olahraga kempo yang berada di bawah binaan Federasi Kempo Indonesia (FKI) NTT.
Marko mengaku bahwa keberhasilannya menyabet medali emas pada Kejurnas Jakarta ternyata tidak terlepas dari kerja keras yang ia lakukan selama ini.
Ia menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang di raihnya itu.
“Saya merasa luar biasa, campur aduk antara kebanggaan, kebahagiaan, dan rasa syukur yang tak terhingga. Ketika nama saya disebut, dan saya berdiri di podium pertama sambil mengkalungkan medali emas seketika rasa bangga dan rasa syukur itu memuncak,” kata Marko dalam keterangan yang diterima wartawan, Selasa, 8 Juli 2025.
Dengan kembali mendapatkan 1 emas dari kategori fighter, baginya semua terasa berakhir karena punya kebanggaan tersendiri.
Alumni SMK Negeri 1 Wae Ri’i ini pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua tim yang telah memberikan dukungan kepadanya.
“Latihan keras, tetesan keringat, dan momen keraguan yang pernah menghampiri, mendadak terasa terbayar lunas. Ada kebanggaan yang meluap, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk semua orang yang mendukung saya,” ujar Marko.
Menurutnya, keberhasilan kali ini sama hal seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Sebab, sebuah pembuktian bahwa kerja keras itu memang tidak akan mengkhianati hasil.
“Rasanya masih sulit dipercaya, tapi inilah dia, di tangan saya, dua medali emas. Yah walaupun waktu persiapannya tidak lama dan terkesan mendadak tapi saya bisa melewati itu dengan latihan yang rutin dan lebih keras,” ungkap Marko.
Ia juga membeberkan tentang sebuah perjuangannya seketika keberhasilan itu datang saat ini.
“Pagi buta saya sudah bangun, latihan fisik yang menguras tenaga, lalu lanjut dengan latihan teknik dan strategi. Pola makan juga sangat dijaga. Banyak sekali pengorbanan yang harus saya lakukan, melewatkan acara keluarga, atau kumpul-kumpul dengan teman,” beber dia
“Pikiran saya selalu tertuju pada target yakni medali emas. Saya selalu mencoba fokus dan menjaga mental agar tetap kuat karena saya tahu, mental yang kuat adalah kunci,” tambah Marko.
Dengan melihat dua medali emas itu, ia mengaku bangga bersama keluarganya karena prestadinya sungguh ternilai.
“Saat saya menghubungi mereka setelah kemenangan, suara mereka penuh haru, bangga, dan rasa syukur. Saya bisa membayangkan mata mereka berkaca-kaca. Mereka adalah pilar utama saya, yang selalu ada, mendukung dalam suka maupun duka,” tutup Marko.
Penulis: Berto Davids

