Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»45 Produk UMKM NTT Lolos Standar Keamanan dan Memenuhi Standar Nasional
Ekbis

45 Produk UMKM NTT Lolos Standar Keamanan dan Memenuhi Standar Nasional

By Redaksi15 Juli 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penyerahan izin edar produk UMKM lokal oleh Kepala BPOM RI kepada salah satu pelaku UMKM NTT di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Senin, 14 Juli 2025 (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia secara resmi menyerahkan 45 izin edar produk UMKM di Nusa Tenggara Timur (NTT), di aula kantor Bupati Manggarai Barat Senin 14 Juli 2025.

Penyerah izin edar ini sebagai bagian dari komitmen Pemerintah untuk memperkuat membangun kemandirian ekonomi dari desa.

Selain itu, penyerahan izin edar ini menjadi tonggak penting dalam mendukung program unggulan Pemerintah Provinsi NTT, yakni “One Village One Product“, sebuah inisiatif hilirisasi ekonomi yang mendorong setiap desa memiliki produk unggulan berkualitas.

Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan BPOM dan Pemerintah Provinsi NTT terhadap kemajuan UMKM di daerahnya.

“Atas nama pemerintah daerah, kami sampaikan terima kasih kepada Kepala BPOM dan jajarannya. Dengan adanya izin edar, produk-produk lokal kami bisa menembus pasar nasional, bahkan internasional. Ini bentuk nyata perhatian pemerintah pusat bagi pelaku usaha kecil di daerah,” kata Weng.

Ia menekankan bahwa keberadaan izin edar bukan hanya soal label, tapi juga menyangkut kepercayaan konsumen dan kesempatan memperluas pasar.

“Ayo bangun NTT, ayo bangun Manggarai Barat lebih baik ke depannya,” serunya.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat kata dia, berharap momentum ini dapat ditindaklanjuti dengan pelatihan, pendampingan, serta akses pembiayaan agar UMKM lokal tidak hanya tumbuh, tetapi juga tangguh dan berdaya saing.

Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, menyebutkan bahwa penyerahan izin edar ini adalah bagian dari strategi nasional untuk mengembangkan perekonomian dari akar rumput.

“Hari ini, kami menyerahkan 45 izin edar untuk produk pangan olahan, kosmetik, hingga jamu dan obat tradisional. Itu berarti 45 produk telah lulus standar keamanan dan mutu nasional,” ujarnya.

Menurut Taruna, produk lokal NTT memiliki daya saing tinggi, asal disertai dengan pemenuhan standar kesehatan dan kualitas.

“Kalau ingin mandiri secara ekonomi, maka kita mulai dari UMKM,” tegasnya.

Ia pun mendorong pelaku UMKM agar terus meningkatkan kapasitas dan kualitas produknya.

Sementara itu, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menjelaskan bahwa program One Village One Product merupakan tindak lanjut langsung dari amanat Presiden Prabowo Subianto, yakni mewujudkan keadilan sosial melalui ekonomi berbasis kerakyatan.

“Program ini adalah cara kami untuk membangun NTT dari desa. BPOM punya peran sangat penting karena hanya dengan sertifikasi dari BPOM produk kita bisa diakui dan bersaing di pasar nasional dan global,” katanya.

Kegiatan ini katanya, bukan hanya seremoni penyerahan izin edar, melainkan simbol dari transformasi besar yang sedang berlangsung di NTT yakni menjadikan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi desa dan provinsi.

Dengan adanya sertifikasi dari BPOM, produk-produk lokal kini memiliki akses lebih luas ke pasar formal, termasuk supermarket, toko ritel modern, bahkan ekspor.

Penulis: Sello Jome

BPOM Mabar Manggarai Barat Yulianus Weng
Previous ArticleHari Pertama Operasi Patuh Turangga 2025, Polantas di Manggarai Tahan 12 Kendaraan
Next Article NTT Mart Dibangun di Manggarai Barat, Gubernur Melki Laka Lena Sebut Akan Pasarkan 60 Persen Produk dari NTT

Related Posts

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.