Ruteng, VoxNTT.com – Aktivitas erupsi eksplosif Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur tidak berdampak langsung terhadap operasional Bandara Frans Sales Lega di Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Kepala Bandara Frans Sales Lega, Punto Widaksono memastikan bahwa operasional bandara tetap berjalan normal meskipun erupsi yang terjadi cukup besar.
“Untuk dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Bandara Frans Sales Lega Ruteng tidak kena,” ujar Punto kepada VoxNtt.com, pada Sabtu, 2 Agustus 2025.
“Semoga sebaran abu vulkanik tidak sampe Ruteng,” tambahnya.
Diketahui, Gunung Lewotobi Laki-laki kembali mengalami erupsi besar pada Jumat malam dan Sabtu dini hari. Letusan tersebut memicu kolom abu vulkanik setinggi 10.000 meter dari puncak gunung, atau lebih dari 11.500 meter di atas permukaan laut, yang mengguncang wilayah Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Suara gemuruh keras terdengar jelas dari Pos Pengamatan Gunung Api di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang. Awan kelabu tebal terlihat menyebar ke arah barat dan barat laut, menandakan eskalasi aktivitas vulkanik yang sangat signifikan.
Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), amplitudo maksimum letusan tercatat mencapai 47,3 milimeter dan berlangsung hampir empat menit.
Hingga berita ini diturunkan, aktivitas erupsi masih berlangsung dan status Gunung Lewotobi Laki-laki tetap berada pada Level IV atau Awas, yang merupakan status tertinggi dalam sistem pemantauan gunung api di Indonesia.
PVMBG menegaskan, masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi.
Sementara itu, untuk sektor barat daya hingga timur laut, zona larangan diperluas menjadi 7 kilometer. Wisatawan juga diminta menunda semua rencana perjalanan ke area terdampak.
“Gunung masih menunjukkan aktivitas tinggi. Masyarakat dan wisatawan diimbau tidak mendekat dalam radius yang telah ditetapkan,” tegas PVMBG dalam pernyataan tertulis yang diperoleh media ini pada Sabtu, 2 Agustus 2025 sore.
Kontributor: Isno Baco

