Ruteng, VoxNTT.com – Setelah lima tahun berkarier di Partai Hanura, Heribertus Baben akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Partai NasDem, meninggalkan perjalanan politiknya di partai besutan Oesman Sapta Odang tersebut.
Keputusan ini tentu bukan tanpa pertimbangan, mengingat Heri adalah sosok yang baru meraih perhatian publik di panggung politik lokal.
Bergabung dengan Hanura dua tahun sebelum Pemilu 2024, Heri memiliki banyak kenangan manis bersama partai lamanya.
Namun, pada pertengahan Juli 2025, tepat setelah Pemilu dan Pilkada serentak, ia memilih untuk ‘hijrah’ ke NasDem.
Kepada wartawan pada Senin, 4 Agustus 2025, Heri menjelaskan alasan utama di balik perpindahan ini.
“Alasan pindah partai salah satunya dengan mempertimbangkan ruang politik dan jejaring politik yang lebih mendukung dan saling menopang serta sejalan dalam merealisasikan ide, kegiatan, aspirasi maupun visi misi ke depan,” ungkapnya, menggarisbawahi pentingnya lingkungan yang lebih mendukung dan dapat memperluas jangkauan aspirasi politiknya.
Bagi Heri, ruang gerak politik tidak hanya soal pencapaian lokal semata. Aktivitas politik yang digelutinya, terutama dalam memberdayakan kaum muda, membutuhkan wadah yang lebih luas.
“Kegiatan seperti ini tidak berorientasi pada pencapaian prestasi di level lokal semata. Maka butuh wadah dan jejaring yang mampu mendukung inisiatif awal saya ke kancah nasional. NasDem memberikan ruang dan network itu.”
Sebelum terjun ke dunia politik, Heri Baben sudah lebih dulu dikenal sebagai Ketua Yayasan Pesona Manggarai Raya, sebuah organisasi yang memfokuskan diri pada pemberdayaan potensi muda.
Yayasan ini telah banyak berkontribusi pada pengembangan dan penciptaan kesempatan bagi generasi muda Manggarai untuk berkreasi dan membawa perubahan.
Pada tahun 2025, Yayasan Pesona Manggarai Raya juga meluncurkan sebuah event bergengsi, “Pemilihan Putri Manggarai 2025”, yang bertujuan memperkenalkan dan memberdayakan wanita Manggarai dalam kancah nasional.
Kontes ini akan menghasilkan para juara yang nantinya akan mengikuti ajang Putri Pariwisata Indonesia di Ibu Kota Negara (IKN) pada 16-27 Agustus 2025.
Perpindahan Heri ke NasDem bukanlah keputusan yang mendadak. Ia mengumumkan hal tersebut melalui sebuah unggahan yang cukup mengundang perhatian publik.
Dengan mengenakan seragam biru NasDem, Heri mengunggah sebuah pesan pagi yang penuh harapan, “Hari baru adalah momen yang penuh harapan, sebuah kesempatan yang baru untuk memulai awal yang lebih baik. Hari baru dengan suasana baru akan menghantar kita kepada cita-cita kita dengan cara-cara yang baru.”
Pesan ini dibaca oleh banyak pihak sebagai sebuah “kode politik”, mengingat Heri tampil dengan seragam baru yang mengindikasikan dirinya resmi berpindah dari Hanura. Di pos tersebut, ia juga menuliskan dalam huruf kapital, “SELAMAT PAGI SAUDARA DAN SAHABATKU SEKALIAN. SELAMAT MENIKMATI HARI BARU DI AWAL MINGGU. TUHAN BERKATI.”
Sebagai hasilnya, unggahan tersebut mendapat banyak respons dari warganet, yang mayoritas memberikan dukungan terhadap keputusan Heri untuk bergabung dengan NasDem.
Salah satu alasan yang mungkin membuat warganet cepat menerima keputusan ini adalah karena Heri sebelumnya sudah memberikan kontribusi signifikan kepada Hanura, khususnya dengan menyumbang 10.729 suara untuk Louisa Redempta Yosheline Lana yang berhasil terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi NTT dari Dapil Nusa Tenggara Timur 4, yang meliputi Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.
Namun, meskipun Heri kini memutuskan untuk meninggalkan Hanura, ia tetap menjaga hubungan baik dengan DPC Hanura Manggarai, yang dipimpin oleh Celine Lana.
Bahkan, kabar yang beredar menyebutkan bahwa Heri sempat dipersiapkan oleh partai untuk maju pada Pilkada Manggarai mendatang.
“Saya dengan teman-teman Hanura baik-baik saja. Di sana saya banyak belajar dari senior-senior,” kata Heri.
Keputusan Heri Baben untuk beralih ke NasDem adalah langkah yang lebih luas, yang tidak hanya berkutat di perpolitikan lokal.
Ini adalah cerminan dari upaya memperluas ruang geraknya di dunia politik nasional, dengan harapan dapat membawa perubahan dan pemberdayaan yang lebih besar.
Sebuah keputusan yang, meskipun tidak mudah, merupakan bagian dari perjalanan panjang dalam menggapai aspirasi politiknya yang lebih besar. [VoN]

