Borong, VoxNTT.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur resmi mengangkat 645 Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di wilayah itu pada Senin, 4 Agustus 2025.
Surat Keputusan (SK) untuk 645 PPPK itu diserahkan langsung secara simbolik oleh Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Syukur di halaman Kantor Bupati.
Namun, jumlah 645 PPPK itu ternyata pengurangan dari 649 yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi.
Kepala BKPSDM Kabupaten Manggarai Timur, Yustina Ngidu dalam keterangannya menyebut, jumlah PPPK yang dinyatakan lulus dalam seleksi tahap 1 tahun 2024 sebanyak 649 orang.
Akan tetapi, dari jumlah tersebut yang menerima SK pengangkatan hanya 645 orang, sementara tiga orang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang belum bisa diterbitkan NIP karena kualifikasi pendidikan tak sesuai formasi yang dipilih.
“Yang diangkat hanya 645 orang dari total sebelumnya 649, sementara empat orang yang kurang itu tiga di antaranya telah meninggal dunia dan satu orang masih bermasalah dengan formasinya,” ujar Yustina dalam keterangan yang diterima, Selasa siang.
Ia menambahkan, formasi PPPK tahun 2024 terdiri dari 330 guru, 204 tenaga kesehatan, dan 111 tenaga teknis.
Seluruh peserta merupakan hasil seleksi nasional yang dinyatakan lolos secara objektif dan transparan di tahun anggaran 2025.
Sebelumnya, Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Syukur dalam sambutan penyerahan SK menegaskan bahwa status PPPK bukan hanya soal peralihan dari honor ke ASN tetapi lebih dari itu adalah amanah dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara.
Ia pun menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para PPPK yang telah melalui proses panjang.
“Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, pengorbanan, serta perjuangan yang tidak mudah,” ungkapnya.
Penulis: Berto Davids

