Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Gerakan Pangan Murah Merata di Manggarai Barat
Regional NTT

Gerakan Pangan Murah Merata di Manggarai Barat

By Redaksi30 Agustus 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng saat menghadiri kegiatan GPM di Kantor Kecamatan Komodo, Sabtu, 30 Agustus 2025 (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com – Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Manggarai Barat dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia dilakukan pada Sabtu, 30 Agustus 2025

Pogram GPM merupakan program yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian RI yang dilaksanakan secara serempak di 7285 kecamatan di seluruh Indonesia termasuk 12 wilayah kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat.

Adapun sejumlah produk pangan yang dijual di antaranya Beras SPHP, Minyak Goreng Kita, Gula Pasir Telur dan Kebutuhan Pokok lainnya.

Kepala Perum Bulog Manggarai Barat Karyudi menjelaskan, pelaksanaan GPM ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi antara Kementerian Dalam Negeri, Perum Bulog, Kementerian Pertanian, serta dukungan penuh TNI/Polri.

“Untuk Manggarai Barat, kita menyalurkan beras antara 5 hingga 8 ton di setiap kecamatan, ditambah gula pasir dalam jumlah separuhnya. Totalnya, sekitar 8 ton beras disebar ke tiap kecamatan,” ujar Karyudi saat menghadiri GPM di Kantor Kecamatan Komodo.

Kegiatan ini, kata dia, melibatkan pelaku UMKM yang diberi kesempatan membuka lapak di lokasi kegiatan, sehingga masyarakat bisa mendapatkan berbagai kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Karyudi menambahkan, distribusi pangan murah tidak hanya terfokus di daratan utama. Untuk wilayah kepulauan Manggarai Barat, pihak Bulog membuka outlet di beberapa kios strategis, salah satunya di kawasan TPI Labuan Bajo.

“Warga kepulauan biasanya turun belanja setiap minggu, sehingga sampai saat ini distribusi berjalan lancar. Bahkan Camat Komodo sudah menyatakan kesiapan untuk membuka kios pangan langsung di kantor kecamatan, tinggal kita diskusikan perihal perizinannya,” jelasnya.

Program ini memberikan harapan baru bagi masyarakat terkait kestabilan harga pangan, terutama beras yang menjadi kebutuhan utama.

“Dengan GPM, harga beras dijual Rp12.000 per kilogram. Harapannya, masyarakat bisa lebih mudah menjangkau kebutuhan pokoknya tanpa terbebani harga tinggi,” tegas Karyudi.

Meski bertepatan dengan momentum HUT RI, Karyudi menegaskan bahwa GPM bukan kegiatan seremonial semata.

“Kami bersama TNI/Polri sudah berkomitmen menjadikan Gerakan Pangan Murah ini sebagai program berkelanjutan demi menjaga ketahanan pangan dan menekan gejolak harga di pasaran,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Komodo, Marthinus Mariyanto Irwandi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di wilayahnya.

“Kami sangat bersyukur kegiatan ini hadir tepat di tengah masyarakat, apalagi di momen peringatan HUT RI ke-80. Gerakan Pangan Murah bukan sekadar soal harga beras yang lebih murah, tapi tentang hadirnya negara di tengah rakyat. Dengan adanya program ini, masyarakat Komodo, baik di darat maupun di pulau-pulau, bisa merasakan langsung manfaatnya,” ujar Iwan.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kecamatan Komodo siap berkolaborasi dengan Bulog, TNI/Polri, maupun UMKM lokal untuk memastikan masyarakat bisa terus mengakses kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

“Semangat kemerdekaan adalah semangat berbagi dan memastikan tidak ada warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya. Karena itu, kami berkomitmen mendukung agar program ini tidak berhenti di sini, tetapi berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng yang mendukung penuh dan mengapresiasi kegiatan GPM.

“Apresiasi kepada Bulog yang sudah menyiapkan beras, gula dan minyak goreng,” ujar Wabup Yulianus.

Gerakan Pangan Murah, kata dia, diselenggarakan serentak di 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat.

“Untuk Kecamatan komodo dipusatkan di halaman kantor Kecamatan Komodo,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome

Gerakan Pangan Murah Mabar Manggarai Barat Yulianus Weng
Previous ArticleKebakaran Hutan dan Lahan di Aeramo Masuk dalam Area Rumah Sakit, Pasien Dievakuasi
Next Article Ribuan ASN di NTT Gelar Doa Bersama, Gubernur Melki: NTT Tempat yang Aman bagi Semua Orang

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.