Ruteng, VoxNTT.com – PT Panorama Alam Flores (PAF) bersama PT Panorama Alam Sedulur (PAS) menyalurkan bantuan sosial berupa satu ton beras kepada dua panti asuhan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 10 September 2025.
Kedua lembaga yang menerima bantuan adalah Panti Asuhan Ordo Somascan di Kelurahan Carep, Kecamatan Langke Rembong, dan Panti Asuhan Yayasan Sesamamu Waepeca di Desa Lalong, Kecamatan Wae Ri’i.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Owner PT-PAS, Firman Andriana Sujud, didampingi oleh Direktur Pemasaran PT-PAF Wilayah Indonesia Timur, Selvian Sendo.
PAF dan PAS merupakan perusahaan holding yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari kosmetik, rokok, real estate, hingga pelayanan umrah, haji, dan perjalanan wisata. Bantuan ini disebut sebagai bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Terima kasih sebesar-besarnya atas berkat yang kami terima hari ini. Kami menyebut ini sebagai sebuah berkat yang Tuhan berikan. Semoga PT-PAF dan PT-PAS senantiasa berkah dalam menjalankan usahanya,” ujar Frater Christian Nainggolan dari Panti Asuhan Somascan.
Frater Christian menyebut, saat ini panti asuhan yang ia pimpin mengasuh 21 anak, seluruhnya masih duduk di bangku SD dan SMP. Proses pembinaan terhadap anak-anak tersebut, kata dia, terus berjalan agar kelak mereka mampu menemukan jati diri yang baik.
Ucapan serupa juga datang dari Pater Rafael Mesi, Pimpinan Panti Asuhan Yayasan Sesamamu Waepeca. Ia mengatakan, bantuan tersebut sangat berarti dalam mendukung kebutuhan harian anak-anak asuh dan para pengasuh di panti.
“Semoga Tuhan memberkati jasa baik PT-PAF dan PT-PAS,” ungkapnya.
Owner PT-PAS, Firman Andriana Sujud mengatakan, kegiatan sosial ini merupakan cerminan dari nilai yang dianut perusahaannya: peduli terhadap sesama.
“Selvian sendiri sejak kecil pernah merasakan sentuhan kasih yang sama, sehingga bantuan ini juga lahir dari pengalaman hidupnya,” kata Firman.
Ia menegaskan, kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian materi, tetapi dari kepedulian terhadap orang di sekitar.
“Jangan mengaku sukses kalau dalam hati dan pikiran tidak ada peduli dan cinta kasih kepada orang sekitar. Setiap agama mengajarkan hal untuk selalu berbagi,” tambah Firman.
Ia berharap kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin tahunan. “Mohon dukungan doa agar kedua perusahaan kami selalu diberi rezeki,” ujarnya.
Sementara itu, Selvianus Sendo menuturkan, aksi sosial yang ia lakukan merupakan bentuk rasa syukur atas pengalaman hidupnya di masa lalu.
“Saya mengalami kasih dari banyak orang sejak kecil, sehingga saat memulai karya ini saya juga ingin peduli terhadap sesama. Ini ungkapan terima kasih saya,” ucap Selvian.
Baginya, keberadaan perusahaan harus memberi manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Penulis: Berto Davids

