Waingapu, VoxNTT.com – Bukit Tanarara di Sumba Timur menjadi titik start pelaksanaan Etape 4 Tour de EnTeTe 2025 yang digelar pada Minggu, 14 September 2025. Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Bupati Sumba Timur, Umbu Pekuwali, secara resmi melepas para pembalap dari lokasi tersebut menuju Waingapu.
Etape keempat ini menempuh jarak 105,3 kilometer dengan lintasan yang membelah kawasan perbukitan khas Tanah Sumba, lengkap dengan padang sabana yang luas dan jalur berkelok serta tebing curam.
Medan yang menantang ini disebut-sebut sebagai salah satu rute paling menguji adrenalin dalam rangkaian balapan tahun ini.
Etape 4 menjadi yang pertama dilaksanakan di Pulau Sumba, setelah tiga etape sebelumnya berlangsung di Pulau Timor. Kehadiran para pembalap internasional di Sumba pun disambut antusias oleh warga setempat.
“Saya berikan apresiasi kepada masyarakat Sumba yang berantusias dalam even Tour De EnTeTe ini. Kita harapkan semua etape di Sumba ini dapat dilaksanakan dengan lancar dan tentu dapat memberi manfaat promosi wisata dari Tanah Sumba kepada dunia,” ujar Gubernur Melki.
Bupati Sumba Timur, Umbu Pekuwali, turut menyampaikan rasa bangganya karena kabupaten yang dipimpinnya menjadi satu-satunya wilayah di NTT yang dilintasi oleh para pembalap sebanyak tiga kali dalam rangkaian etape.
“Kita sangat senang karena selain membantu promosi pariwisata, pelaksanaan Tour De EnTeTe juga melewati Sumba Timur (Waingapu) dengan menjadi satu-satunya kabupaten yang dilalui sebanyak 3 kali. Pertama pada Etape 4 mulai dari Tanarara – Waingapu, Etape 5 dengan rute Waingapu – Tambolaka, serta Etape 6 dengan rute Tambolaka – Waingapu,” ungkap Umbu.
Pembalap Malaysia Unggul di Etape 4
Etape keempat ini dimenangkan oleh pembalap asal Malaysia, Arrif Danial Bin Noor Roseidi, dari tim Malaysia Pro Cycling (MPC).
Ia menyelesaikan lintasan dengan catatan waktu 1 jam 35 menit 12 detik dan berhak atas podium pertama.
Posisi kedua diraih oleh Tynan Jhon Shannon (Bib 23) dari tim asal Australia, Cycling Development Foundation (CDF).
Sementara posisi ketiga ditempati oleh pembalap Filipina, John Patrick Sarmiento Pagtalunan (Bib 3), dari tim 7 Eleven Cliqq Roadbikes Philippines.
Di klasemen umum (General Individual Classification), Kenny Cornelis Ernst Nijssen dari Universe Cycling Team berhasil mengamankan Yellow Jersey. Sementara Green Jersey menjadi milik Lois Buffin dari Team Kronospeed Paris.
Catatan King of Mountain kembali dipertahankan oleh pembalap Indonesia, Muhamad Herlangga, yang memperkuat tim Nusantara BYC.
Red Jersey diraih oleh Muhammad Raihan Maulidan dari tim Pontianak Wijaya Racing. Adapun Muhammad Syelhan Nurrahmat dari tim Garuda Development ditetapkan sebagai Best Young Rider.
Tour de EnTeTe dijadwalkan terus berlanjut melintasi beberapa titik di Pulau Sumba, sebelum mencapai etape pamungkas dalam beberapa hari ke depan. [VoN]

