Labuan Bajo, VoxNTT.com– Rencana pembangunan depo Pertamina di Labuan Bajo, Manggarai Barat NTT masih menemui kendala, khususnya terkait penyediaan lahan.
Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng menegaskan, pemerintah daerah tidak dapat menyediakan lahan secara cuma-cuma untuk BUMN seperti Pertamina.
Dalam pernyataannya, Weng menjelaskan perbedaan perlakuan antara instansi vertikal pemerintah dan BUMN.
“Kalau ada tanah itu tidak bisa kita siapkan lalu kasih secara cuma-cuma. Lain kalau misalnya instansi seperti vertikal lainnya. Kalau dia ini kan kaya PLN, kita tidak bisa kasih, tidak bisa hibah,” ujarnya saat ditemui VoxNtt.com di ruangan kerjanya, Jumat, 26 September 2025.
Wabup Yulianus menekankan bahwa aturan tidak memperbolehkan hibah tanah kepada BUMN yang berorientasi profit, mengingat masyarakat juga membayar untuk layanan mereka.
Ia mencontohkan PLN yang menyewa tanah Pemerintah Daerah di wilayah Padang SMIP, Desa Batu Cermin.
“PLN inikan menyewa tanah kita, mereka sewa itu, tidak ada yang kita kasih gratis, demikian juga kalau Pertamina mau,” tegasnya.
Pertamina juga, kata dia, diharapkan untuk menyewa atau melakukan kerja sama pemanfaatan lahan jika ingin membangun depo darat.
Mengenai hasil diskusi dengan Pertamina terkait rekomendasi lahan, Wabup Yulianus menyatakan, belum ada pembicaraan lebih lanjut, terutama mengenai tanah pribadi.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pertamina sempat memiliki rencana untuk menyiapkan depo laut dengan kapal khusus, yang akan mengambil BBM langsung dari laut.
Skema ini diharapkan dapat mengatasi kendala pasokan, terutama saat musim barat yang sering menghambat distribusi dari Maumere Kabupaten Sikka atau Reo, Kabupaten Manggarai.
“Tapi yang saya tahu program mereka mau coba siapkan depo laut. Jadi, ada kapal yang mereka siapkan. Jadi diambil BBMnya dari laut, tidak lagi yang sekarang misalnya Maumere, atau dari Reo terutama nanti di musim-musim barat,” jelasnya.
Sebelumnya, pernah ada rencana pembangunan depo darat di area Pelabuhan Multipurpose Wae Kelambu, bahkan sempat dilakukan peletakan batu pertama di samping pelabuhan tersebut.
Ia mengakui pernah mengikuti kunjungan kementerian terkait rencana tersebut. Namun, untuk kelanjutan rencana pembangunan depo, ia menyarankan wartawan agar menanyakan langsung kepada pihak Pertamina.
“Rencana bangun depo di samping sininya Pelabuhan, kira-kira bagaimana kelanjutannya,” ujar Yulianus.
Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Manggarai Barat Sewargading SJ Putera meminta Pemkab menyiapkan lahan untuk pembangunan depot di Labuan Bajo.
Hal itu dilakukan, kata Sewargading, agar persoalan antrean BBM di Labuan Bajo segera diatasi.
“Syaa meminta Pemkab memikirkan lahan untuk pembangunan depot Pertamina di Labuan Bajo. Supaya kalau diminta oleh Pertamina semuanya sudah siap,” ujar Sewargading saat ditemui VoxNtt.com di ruangan kerjanya, Selasa, 23 September 2025.
Menurut dia, kelangkaan BBM di Kabupaten Manggarai Barat selalu terjadi setiap tahunnya. Karena itu salah satu solusi yang harus dilakukan Pemkab berkoordinasi dengan Pertamina agar disiapkan depotnya di Labuan Bajo.
“Supaya jangan sampai masalah ini dilakukan setiap tahunnya. Kita siapkan solusinya. Salah satunya itu pembangunan depot Pertamina di Labuan Bajo,” kata Sewargading.
Penulis: Sello Jome

