Ruteng, VoxNTT.com – Sebanyak 75 pentas seni yang meriahkan Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari tahun 2025.
“75 pentas seni yang ditampilkan setiap malam itu 5 pentas seni, sesuai yang sudah daftarkan di panitia,” kata ketua umum panitia Festival Golo Curu, Th. Yosefus Nono, pada Senin, 6 Oktober 2025.
Festival ini, menurutnya bukan sekadar ajang kebudayaan, tetapi juga ruang perjumpaan spiritual, sosial dan ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Festival ini adalah wajah keramahan, kekayaan budaya, dan potensi wisata kita. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk memajukan ekonomi kreatif sekaligus mempererat persaudaraan,” ujarnya.
Ia ingin agar festival ini menjadi cerminan toleransi, di mana umat dari berbagai agama, suku, dan latar belakang budaya dapat bergandengan tangan, bekerja sama, dan saling menghormati.
“Ini adalah nilai luhur yang harus kita wariskan kepada generasi muda,” katanya.
Yosefus juga menyoroti dampak positif festival terhadap perekonomian lokal, khususnya bagi pelaku UMKM, pengrajin, petani, dan seniman.
Ia berharap penyelenggaraan Festival Golo Curu terus berlanjut dengan kualitas yang semakin baik, sehingga mengangkat nama Manggarai di mata dunia.
Menurutnya, Festival Golo Curu menjadi wadah perjumpaan lintas iman yang memadukan dimensi religius, budaya, ekonomi, dan sosial.
“Festival ini sebagai kerja kolaboratif antara pemerintah, gereja, dan masyarakat, serta mendorong semua pihak untuk menjaga keindahan di Kabupaten Manggarai sebagai titipan generasi masa depan,” pungkasnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat serta wisatawan untuk berpartisipasi, menjaga keamanan, dan memelihara suasana kondusif selama perayaan.
Kontributor: Isno Baco

