Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Yayasan Ayo Indonesia Gelar Pelatihan Kewirausahaan untuk Disabilitas
NTT NEWS

Yayasan Ayo Indonesia Gelar Pelatihan Kewirausahaan untuk Disabilitas

By Redaksi12 Oktober 20254 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Generasi Muda binaan Yayasan Ayo Indonesia
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Dalam upaya memberdayakan generasi muda serta meningkatkan kesadaran dan semangat kewirausahaan, Yayasan Ayo Indonesia dengan dukungan dari Missionprokur SVD Swiss, mengadakan pelatihan kewirausahaan melalui pendekatan lejong yang edukatif dan inspiratif.

Kegiatan ini menyasar kelompok muda dan penyandang disabilitas dari desa-desa sekitar, yang dibekali keterampilan dan motivasi spiritual dalam mengembangkan usaha.

“Kegiatan ini melibatkan 15 orang muda dan 6 orang perwakilan dari kelompok disabilitas desa, dengan tujuan membangun mental kewirausahaan, memperkuat spiritualitas, dan meningkatkan keterampilan mereka dalam mengelola usaha,” kata perwakilan Yayasan Ayo Indonesia, Rikhardus Roden, kepada VoxNtt.com, Minggu, 12 Oktober 2025.

Kegiatan lejong ini dilaksanakan di dua lokasi utama: Kebun Gery di Kampung Wela, Desa Golo Worok, dan kebun sayuran milik Hubert Cupung di Kampung Maras, Desa Belang Turi. Sementara itu, sesi motivasi spiritual berlangsung di rumah Hubert, anggota Kelompok Disabilitas Desa Lentang, yang berada di Kampung Kalo, Desa Lentang.

Kisah Inspiratif Gery dan Hubert

Selama pelatihan, peserta mendapatkan kesempatan belajar langsung dari dua sosok inspiratif, yakni Gery Matur dan Hubert Cupung, yang telah sukses mengembangkan usaha agribisnis secara berkelanjutan.

“Gery, lulusan SMKN Pertanian Golo Welu, Manggarai Barat memilih jalur hidup sebagai petani hortikultura dan berhasil mengembangkan usaha pertanian yang menguntungkan,” ucap Rikhardus.

Ia menambahkan, Gery memulai usahanya dengan bergabung bersama Kelompok KADIM (Kelompok Mandiri Manggarai), lalu menjalin kerja sama dengan Swisscontact Labuan Bajo.

Sementara itu, Hubert yang sebelumnya adalah seorang pengangguran, mampu bangkit dan membangun usaha hortikultura yang sukses setelah bergabung dengan Yayasan Ayo Indonesia. Dengan kerja keras dan ketekunan, ia meningkatkan produksi dan pendapatan dari usahanya.

“Dari usahanya, Hubert dapat membangun rumah dan menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi,” katanya.

Lebih jauh, Hubert kini kerap diundang berbagai lembaga untuk menjadi narasumber dan memberikan motivasi kepada para petani.

Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis dan strategi usaha, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai spiritual dalam bekerja.

Peserta diajak menyadari bahwa kerja bukan sekadar soal materi, tetapi juga bentuk pelayanan dan panggilan hidup.

“Pelatihan kewirausahaan yang difasilitasi oleh Yayasan Ayo Indonesia memberikan saya wawasan baru tentang pentingnya mengelola usaha pertanian. Tidak hanya belajar tentang strategi usaha dan pengelolaan agribisnis, tetapi saya juga dibimbing untuk memahami makna spiritualitas dalam bekerja,” kata salah satu peserta, Angelina.

Angelina mengaku bahwa bimbingan dari Pater Silvester membuka pandangannya akan makna sejati dari bekerja.

“Melalui bimbingan Pater Silvester, saya belajar bahwa bekerja bukan hanya soal mencari keuntungan, melainkan juga menjadi sarana untuk melayani sesama dan menjaga ciptaan Tuhan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan nilai-nilai spiritual yang dipetik selama pelatihan, seperti kejujuran, kerendahan hati, dan ketekunan.

“Nilai kejujuran yang menjadi dasar dalam setiap langkah usaha, ketika kita tidak jujur berarti kita tidak percaya pada diri sendiri dan pada Tuhan. Nilai kerendahan hati menuntun untuk terus belajar dan terbuka terhadap perubahan, serta nilai ketekunan mengajarkan bahwa keberhasilan sejati lahir dari kesabaran dan kerja keras yang konsisten dan totalitas,” tambahnya.

Dalam sesi materi tentang spiritualitas dalam karya diakonia, Pater Silvester Leo, SVD menekankan pentingnya menjalankan pekerjaan dengan hati yang tulus dan penuh tanggung jawab. Ia menyampaikan bahwa kerja bukan hanya aktivitas ekonomi, tetapi merupakan bagian dari jati diri manusia.

“Kerja adalah panggilan hidup yang mulia dan harus dijalankan dengan tekun dan tanggung jawab,” ujarnya.

Pater Leo juga menyoroti pentingnya solidaritas dan keadilan dalam menjalankan usaha, serta pentingnya membangun semangat kerja yang berlandaskan spiritualitas Katolik.

“Namun, banyak di antara mereka yang masih memiliki pandangan yang keliru tentang kesuksesan dan kurangnya motivasi untuk bekerja dan berwirausaha,” katanya.

Ia menegaskan, orang muda memiliki potensi besar menjadi agen perubahan, dan spiritualitas kerja harus ditanamkan sejak dini. Menutup materinya, Pater Leo mengutip ayat Injil untuk mempertegas pesan totalitas dalam bekerja:

“Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya,” tutupnya.

Kontributor: Isno Baco

Kabupaten Manggarai Manggarai Yayasan Ayo Indonesia
Previous ArticleBumi yang Menjerit
Next Article Satgas TMMD ke-126 Kodim 1612/Manggarai Pasang Telfor di Desa Rado

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.