Labuan Bajo, VoxNTT.com – Juliani Lujud Bataona, siswi Kelas X Kuliner I SMKN 1 Labuan Bajo, dipastikan akan mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI. Ajang bergengsi ini akan berlangsung di Jakarta pada 1-10 November 2025.
Keberhasilan Juliani Bataona sendiri menjadi sejarah baru di Manggarai Barat. Bagaimana tidak, untuk pertama kalinya atlet Taekwondo Manggarai Barat ikut berlaga di POPNAS.
Kepala SMKN 1 Labuan Bajo, Victoria Timung Wulang mengaku bangga atas terpilihnya salah satu anak didiknya tersebut.
“Salah satu anak didik kita ikut ajang POPNAS 2025 di Jakarta,” kata Victoria.
Juliani, atlet Taekwondo dari Manggarai Barat, akan bergabung dengan delegasi atlet NTT lainnya di Kupang sebelum bertolak ke ibu kota.
Prestasi Juliani memang bukan kali pertama. Dua bulan lalu, pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) di Kupang, ia berhasil menyumbangkan satu-satunya medali emas bagi Manggarai Barat dari cabang Taekwondo.
“Ini sebuah prestasi membanggakan untuk kita di sekolah khususnya dan Kabupaten Manggarai Barat,” tandas Victoria.
Pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan bakat dan kemampuan siswa. Rekomendasi telah diberikan, dan lembaga sekolah akan senantiasa memfasilitasi setiap anak didik yang berprestasi, termasuk Juliani.
“Kita sudah memberikan rekomendasi dan mendukung siswa kita untuk terus berprestasi, semoga lebih baik,” ujarnya.
Victoria menambahkan, dukungan serupa telah diberikan kepada siswa-siswi berprestasi di berbagai bidang lain pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kita berharap ke depan semakin banyak siswa dari sekolah ini yang bisa berprestasi di berbagai ajang dan turnamen yang bisa mengharumkan nama sekolah dan daerah kita,” harapnya.
Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Manggarai Barat, Basilius Sardi Jeramat, membenarkan kabar tersebut.
Menurutnya, keberhasilan Juliani melalui proses berjenjang yang ketat dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga kini mencapai nasional. Juliani akan didampingi seorang pelatih.
“Kita tidak target yang muluk-muluk dan berharap atlet kita bermain maksimal. Kita bersyukur sudah tembus nasional dan berharap ke depan lebih banyak atlet pelajar yang mengikuti jejak Juliani,” ungkap Sardi.
Penulis: Sello Jome

