Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Di Ujung Mentari
Sastra

Di Ujung Mentari

By Redaksi4 November 20251 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Laurensius G.S. Hayon
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oleh: Laurensius G.S. Hayon

Di Ujung Mentari

Aku termenung di ujung mentari
Menatap langit yang perlahan mulai sepi
Saat aksara dan rasaku yang tak saling bersatu

Aku masih di sini
Menyanyikan rindu yang masih basah
Merajut kenangan dari angin malam bersama dengan kegelapan malam Dia muncul dalam diam
Menguasai ruang hatiku

Kehampaan memeluk erat diriku
Kekecewaan datang merangkul diri ku
Dan berkata
Wanita itu tak baik untukmu,
jika ibaratkan ia seperti pelangi yang datang tiba-tiba dan pergi tanpa aba
Namun,jika kau tak ingin pergi dan lupakannya
Aku sang kekecewaan akan menemanimu senantiasa

Tambolaka, 13 Mei 2025

Darah Dinding dan Huruf

Aku seorang remaja dari ujung timur yang bersembahyang di kubu yang penuh bercak-bercak dosa

Aku bukan hidup dari padi namun dari Sandara kavita dengan darah yang masih lugu

Aku ditemani dengan secangkir malam yang kalem cerutu seolah tak mau kalah Ia juga merapal asap-asap kebohongan dan kemunafikan

Ratri vayu yang masyuk itu membuat mabuk 7 keliling
Aku si bhranta, terjerat rayuan sabda buta

Tambolaka, 06 Oktober 2025

Penulis adalah siswa kelas XII MIPA SMA Katolik St. Josef Freindemetz, Tambolaka, Sumba Barat Daya. Ia pernah juara nasional penulis puisi yang diselenggarakan oleh Tavisha Medina CEO Anterin Literasi Nasional

Laurensius G.S. Hayon
Previous ArticleOasis di Savana Iman Sumba
Next Article Dinilai Masih Jauh dari Prinsip Keadilan, Benny Harman Kritik Penegakan Hukum di Indonesia

Related Posts

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Pendoa Bermata Biru

23 Februari 2026

Pilu yang Tidak Pernah Sembuh

3 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.