Ruteng, VoxNTT.com – Pamflet penolakan terhadap wacana pembangunan Kantor Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur sempat beredar di media sosial.
Pamflet itu bertuliskan seruan penolakan terhadap kebijakan Pemerintah Desa Nanga Mbaur yang rencana membangun Kantor Koperasi Desa Merah Putih di lapangan sepak bola.
“Tolak Pembangunan Kantor Koperasi Desa Merah Putih di Lapangan Sepak Bola. Save Koperasi Merah Putih, Save Desa Nanga Mbaur, Save Lapangan Sepak Bola. Masyarakat Desa Nanga Mbaur Menolak,” demikian bunyi tulisan yang disebar melalui pamflet itu.
Hingga kini pamflet tersebut masih beredar dan terpajang pada website pemberitaan media online.
Meski demikian, Kepala Desa Nanga Mbaur, Warkah Jaludin menegaskan bahwa KDMP tetap dibangun di area lapangan sepak bola karena status tanahnya merupakan tanah milik Pemerintah Daerah.
Selain tanah milik pemerintah daerah, rencana pembangunan KDMP juga sudah berdasarkan persetujuan dari para tokoh pemuda dan masyarakat setempat.
Semua berita acara persetujuan dari parah tokoh pemuda dan masyarakat juga sudah lengkap.
Menurutnya, pamflet penolakan yang beredar itu merupakan suara yang berasal dari kelompok kecil saja, bukan representasi suara masyarakat Nanga Mbaur secara keseluruhan.
Ia pun menduga pamflet tersebut berasal dari orang-orang yang tidak suka dengan Kepala Desa sejak terpilih.
“Tetap dibangun di area lapangan, itu tanah milik pemda, semua berita acara persetujuan sudah lengkap,” tegas Warkah.
“Pamflet penolakan itu omong kosong, itu suara masyarakat kecil saja, tidak bisa bilang itu representasi suara masyarakat Nanga Mbaur” tegasnya lagi.
Kepala Desa tiga periode ini juga meluruskan tulisan dalam pamflet tersebut.
Ia bilang pembangunan KDMP itu bukan berpusat di tengah lapangan, tetapi di area pinggir lapangan, sama sekali tidak mengganggu orang-orang yang mau berolah raga.
“Kami bangun di pinggir lapangan, ukurannya hanya 20×30, sama sekali tidak mengganggu orang yang mau berolah raga,” jelas Warkah.
Saat ini, kata dia, pembangunan KDMP sedang dalam tahap pendropingan material dan pekan depan sudah mulai dibangun.
“Sekarang lagi droping material batu pasir. Minggu depan mulai pelan-pelan bangun,” tutupnya.
Penulis: Berto Davids

