Borong, VoxNTT.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Manggarai Timur yang berlokasi di Pota, Kecamatan Sambi Rampas menekankan siswa-siswinya agar memupuk nilai toleransi sejak dini untuk mencegah konflik keagamaan.
Penekanan tersebut diperkuat melalui sosialiaasi cegah dini konflik keagamaan yang diselenggarakan oleh Penyuluh Agama Kabupaten Manggarai Timur di sekolah itu, belum lama ini.
Dalam keterangannya, Kepala SMK Muhammadiyah Mangggarai Timur, Wahyudin mengatakan, semangat persatuan dan nilai toleransi harus terus ditanam sejak dini agar siswa-siswi dapat menjadi benteng dalam mencegah perpecahan dan radikalisme.
Menurutnya, pelajar menjadi peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks.
Karena itu, melalui beberapa penekanan, ia berharap sosialisasi cegah konflik keagamaan tersebut mampu memberi manfaat yang besar bagi SMK Muhammadiyah Manggarai Timur dalam menjaga persatuan.
Siswa-siswi kiranya dapat menjadi generasi muda yang cerdas, berakhlak dan berjiwa kemanusiaan yang tinggi serta mampu mencegah konflik di tengah masyarakat.
Selain itu ia juga berharap siswa-siswi bisa menjaga kerukunan, menghargai perbedaan dan memiliki semangat persatuan sebagai wujud cinta tanah air.
“Toleransi dapat diwujudkan melalui sikap menghargai termasuk dalam ranah perbedaan pandangan keagamaan dan kebudayaan,” ujar Wahyudin, Jumat, 14 November 2025.
Penulis: Berto Davids

