Ruteng, VoxNTT.com – PT Panorama Alam Flores (PT-PAF) kembali membuka ruang bagi para Mahasiswa/i di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur untuk meraih beasiswa dalam ajang kompetisi closing order 80 produk kosmetik trujiva.
Setelah sebelumnya di Universitas Katolik (Unika) St. Paulus Ruteng, kini PT yang bergerak di bidang holding itu menyasar ke mahasiswa/i Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Karya Ruteng.
Dalam kesempatan kelas kuliah umum, Jumat 5 Desember 2025, Direktur Utama (Dirut) PT-PAF, Selvian Sendo mengajak mahasiswa/i untuk berlomba meraih beasiswa sebesar Rp25.000.000 bagi lima orang peserta yang sukses closing order produk miliknya.
Selvian juga menjanjikan akan mempekerjakan mahasiswa STIE Karya Ruteng secara penuh dan Friline yang berhasil masuk top five score produk Trujiva.
Menurut dia, kompetisi ini sangat cocok diikuti mahasiswa-mahasiswi selaku gen Z yang akrab dengan dunia medsos masa kini.
“Medsos bisa dipakai gen Z untuk menghasilkan cuan dengan personal branding dan konsisten yang baik, khususnya dalam mengembangkan usaha, bisnis,” katanya.
Lebih lanjut Selvian menambahkan, tantangan pertama dalam berbisnis adalah rasa malas dan pesimistis atas diri sendiri.
Karena itu solusinya konsisten untuk pengembangan diri sampai menemukan personal branding.
“Intinya percaya diri, semuanya pasti berkembang pesat,” ujar Selvian.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Koperasi, Frederikus Jenarut sangat mengapresiasi program PT-PAF yang memberi beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswi pemenang closing order.
Karena itu ia mengajak para mahasiswa-mahasiswi STIE Karya Ruteng untuk memanfaatkan secara baik kompetisi digital marketing penjualan produk Trujiva yang disponsori PT-PAF.
Menurut Jenarut, program PT-PAF ini adalah jalan untuk membuka kran konstruksi jiwa entreperneur di kalangan mahasiswa-mahasiswi dalam dunia bisnis.
“Ini kesempatan baik untuk mahasiswa-mahasiswi STIE Karya Ruteng, mari raih beasiswa itu dengan berkompetisi secara baik dan tinggalkan sifat gensi dan makan puji,” ungkap Jenarut.
Penulis: Berto Davids

