Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Begini Kronologi Lengkap Kebakaran Dapur Milik Warga di Lamba Leda Timur
Regional NTT

Begini Kronologi Lengkap Kebakaran Dapur Milik Warga di Lamba Leda Timur

By Redaksi15 Desember 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dapur Rumah Warga Kampung Wuas, Desa Rende Nao, Kecamatan Lamba Leda Timur yang terbakar (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Peristiwa kebakaran dapur milik Albertus Tutiadi, warga Kampung Wuas, Desa Rende Nao, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, NTT telah dimuat VoxNtt.com pada artikel yang terbit Minggu, 14 Desember 2025.

Dalama artikel yang berjudul “Dapur Rumah Warga di Lamba Leda Timur Terbakar, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah” itu belum menjelaskan kronologi pasti, meski beberapa pihak yang dikonfirmasi membenarkan terjadinya peristiwa kebakaran.

Belakangan VoxNtt.com memperoleh informasi dari laporan Koramil 1612/04 Elar terkait peristiwa kebakaran tersebut.

Pjs Danramil 1612/04 Elar, Peltu Abrao De Araujo mengatakan, kebakaran hebat yang terjadi sekitar Pukul 22.00 Wita itu menghanguskan dapur berlantai dua milik Albertus Tutiadi yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Camat Lamba Leda Timur.

Kejadian terbakarnya dapur, kata Peltu Abrao, bermula saat Albertus bersama istrinya pergi latihan persiapan koor Hari Raya Natal di rumah Ketua KBG yang jaraknya sekitar 75 meter.

Saat meraka bergegas, di rumah itu hanya tersisa anak bungsu bernama Alfred yang sedang memasak.

Setelah memasak Alfred istirahat di ruang tamu sambil main Handphone.

Begitu sedang asyik bermain handphone, Alfred mendengar suara teriakan “terbakar..terbakar” dari tetangga samping rumah. Ia pun lari ke belakang dapur dan mendapati api dengan cepat menyala melahap dapur.

Alfred berteriak minta tolong ke warga sekitar. Warga yang mendengar teriakan minta tolong itu langsung datang berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya. Albertus dan istrinya juga kembali ke rumah setelah mendengar teriakan itu.

Beruntung api cepat dipadamkan oleh warga sehingga tidak merambat ke rumah bagian depan.

“Berkat pertolongan warga kebakaran hanya terjadi di dapur saja, tidak sampai ke rumah depan. Sebagian barang juga berhasil diamankan meski masih ada yang tak luput,” jelas Peltu Abrao, Minggu malam.

Menurut catatan Koramil 1612/04 Elar, kebakaran tersebut diduga terjadi karena api yang dipakai Alfred untuk memasak belum sepenuhnya padam.

Api dengan cepat merambat karena semua dapur berbahan kayu yang mudah terbakar.

Meski tidak ada korban jiwa, kata Peltu Abrao, kerugian sudah dipastikan mencapai Rp75.000.000, dihitung dari bentuk bangunan dapur yang berlantai dua dari papan kayu dan lantai dasar semen serta beberapa alat dapur yang ludes.

“Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah,” ujar Peltu Abrao.

Kepala Dusun Wuas, Nikolaus Badus sebelumnya telah membenarkan informasi peristiwa kebakaran itu.

Ia mengaku sudah mengirimkan laporan peristiwa kebakaran tersebut kepada Pemerintah Desa Rende Nao untuk ditindaklanjuti.

“Kami sudah melaporkan peristiwa kebakaran itu pada Pemerintah Desa Rende Nao,” kata Niko.

Penulis: Berto Davids

Desa Rende Nao Kabupaten Manggarai Timur Kecamatan Lamba Leda Timur Manggarai Timur Matim
Previous ArticleRumah Warga di Desa Rado Cibal Tertimpa Longsor Akibat Hujan Nonstop
Next Article Dinilai Diskriminatif, BKH Janji Perjuangkan Beasiswa PIP Universitas Muhamadiyah Maumere

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.