Labuan Bajo, VoxNTT.com- Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Manggarai Barat menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) yang dirangkaikan dengan Pendidikan Kader Pertama (PKP) di Aula Hotel Pelangi, Labuan Bajo, Senin, 15 Desember 2025.
Kegiatan ini digelar untuk memperkuat konsolidasi internal pasca-pemilu serta mencetak kader loyalis Lembaga Kaderisasi Kabupaten (LKK).
Ketua DPC PKB Manggarai Barat, Sewargading SJ Putra menegaskan, agenda ini bukan sekadar rutinitas organisasi.
Menurutnya, Mukercab dan PKP adalah langkah strategis partai untuk melahirkan kader berintegritas yang memegang teguh ideologi Politik Rahmatan Lil Alamin.
“Politik yang diharapkan menjadi rahmat bagi alam semesta, khususnya di Manggarai Barat. Mengapa ini penting? Karena sejatinya politik itu memanusiakan manusia, mengupayakan dengan segenap daya demi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sewargading dalam sambutannya.
Sewargading juga menyoroti tren positif partai yang terus menanjak.
Ia menyebutkan, keberhasilan PKB masuk dalam jajaran tiga besar pada Pileg 2024 dengan kenaikan suara sah hingga 40 persen, serta peran vital partai sebagai lokomotif kemenangan di Pilkada 2024, harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) partai.
“Kita berharap kegiatan ini memampukan partai menciptakan pemimpin baru yang luar biasa, yang dapat mengawal pembangunan. Diharapkan pada gilirannya, pemimpin-pemimpin besar di daerah ini lahir dari rahimnya PKB,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LKK DPC PKB Manggarai Barat, Hendrikus Harfon melaporkan tingginya antusiasme kader dalam mengikuti pendidikan ini. Jumlah peserta yang hadir tercatat melampaui target yang ditetapkan oleh DPP PKB.
“Peserta terdiri dari 12 kecamatan, di mana setiap kecamatan mengirimkan paling kurang lima orang. Target minimal peserta yang diperintahkan oleh LKK DPP adalah 70 orang, namun saya laporkan hari ini yang hadir mencapai 93 peserta. Ini melebihi batas minimal,” ungkap Hendrikus.
Ia menekankan pentingnya kaderisasi sebagai satu-satunya jalan logis untuk mencetak pemimpin masa depan, baik di legislatif maupun eksekutif.
“Kita pastikan, untuk menjadi pemimpin bangsa ini dibentuk dari partai politik. Tidak ada jalan lain, kecuali melalui partai politik,” tegas Hendrikus.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris DPW PKB Nusa Tenggara Timur (NTT), Kaharuddin, mengingatkan pentingnya momen ini sebagai ajang “Sambung Rasa”.
Ia meminta adanya sinergi yang utuh antara pengurus cabang (DPC), pengurus anak cabang (PAC), dan anggota fraksi di DPRD.
“Agar jangan sampai ada hubungan yang terputus antara pengurus di tingkat kecamatan (PAC) dengan wakil rakyat (anggota DPR) di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing,” pungkas Kaharuddin.
“Momen ini harus dimanfaatkan untuk menyambungkan kembali komunikasi yang mungkin sempat renggang, memastikan semua satu frekuensi demi kemajuan organisasi.”
Penulis: Sello Jome

