Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»BUMDes Bangka Kenda Kembangkan Hortikultura Cabai dan Tomat, Bidik Inovasi Pascapanen
VOX DESA

BUMDes Bangka Kenda Kembangkan Hortikultura Cabai dan Tomat, Bidik Inovasi Pascapanen

By Redaksi18 Desember 20254 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kades Bangka Kenda, Yustina Yasint saat pose bersama dengan pengelola BUMDES di lokasi budi daya hortikultura (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Hamparan lahan di Desa Bangka Kenda, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai dipenuhi deretan tanaman cabai keriting dan tomat yang tumbuh subur.

Lahan tersebut menjadi pusat pengembangan budidaya hortikultura yang digagas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bangka Kenda sebagai langkah membangun ekonomi desa berbasis pertanian dan inovasi pascapanen.

Kepala Desa Bangka Kenda, Yustina Yasinta mengatakan, pengembangan hortikultura ini tidak hanya bertumpu pada hasil panen, tetapi juga diarahkan pada pengolahan pascapanen bernilai tambah.

Di atas lahan seluas 11 x 150 meter, BUMDes bersama 15 kelompok tani setempat mulai menanam cabai keriting sejak November 2025.

“Jika tidak terkendala cuaca, tanaman ini diperkirakan mulai dipanen pada Maret hingga April 2026,” kata Kades Yustina kepada VoxNtt.com, Kamis, 18 Desember 2025.

Ia menjelaskan, program budi daya tersebut memanfaatkan dana demplot senilai Rp100 juta serta dana Rumah Inovasi Teknologi Desa sebesar Rp400 juta yang bersumber dari Kementerian Desa.

Melalui program itu, BUMDes Bangka Kenda menargetkan tidak hanya panen hasil pertanian, tetapi juga pengolahan cabai dan tomat menjadi produk bubuk cabai serta saus tomat.

Menurut Yustina, pemerintah desa memiliki komitmen kuat menjadikan sektor hortikultura sebagai fondasi kemandirian ekonomi masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengalokasikan 20 persen dana ketahanan pangan desa untuk mendukung keberlanjutan budidaya cabai dan tomat.

“Komitmen tersebut diwujudkan melalui alokasi 20 persen dana ketahanan pangan desa yang dimanfaatkan untuk mendukung keberlanjutan budidaya cabai dan tomat,” ujarnya.

Selain budi daya, pemerintah desa juga tengah memproses pembangunan Rumah Inovasi dan Teknologi Desa di atas lahan berukuran 5 x 8 meter.

Fasilitas ini direncanakan menjadi pusat pengolahan, produksi, dan pemasaran hasil tanaman cabai dan tomat yang diolah menjadi bubuk cabai dan saus tomat.

Untuk mendukung proses pengolahan tersebut, lima desa penyangga di sekitar Bangka Kenda telah menyatakan kesiapan menyuplai bahan baku produksi.

“Desa Lalong, Desa Golo Wua, Desa Ranggi, Desa Satar Ngkeling dan Desa Golo Watu,” pungkas Kades Yustina.

Dukungan juga diharapkan datang dari 17 desa di Kecamatan Wae Ri’i agar hasil pertanian masyarakat dapat dipasarkan melalui Rumah Inovasi dan Teknologi Desa Bangka Kenda.

“Juga diberi kesempatan kepada 17 desa di Kecamatan Wae Ri’i agar setiap hasil pertanian bisa dijual di Rumah Inovasi itu nanti. Dana kami sudah siapkan,” tambahnya.

Mewakili masyarakat Desa Bangka Kenda, Yustina menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat hingga pemerintah tingkat Kecamatan Wae Ri’i atas dukungan dan bantuan yang diberikan.

“Sebagai pemerintah desa, saya menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang sangat berarti bagi kemajuan Desa Bangka Kenda,” ujarnya.

Ia berharap ke depan Desa Bangka Kenda tidak hanya menjadi sentra produksi, tetapi juga pusat inovasi yang mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga, baik masyarakat desa setempat maupun desa-desa sekitar.

Sementara itu, Direktur BUMDes Bangka Kenda, Dedianus Jehaman, menyampaikan bahwa pengembangan budidaya hortikultura cabai keriting merupakan strategi untuk memperkuat ketahanan ekonomi desa.

Menurut dia, pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah akan membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Dedianus menuturkan, amanah sebagai Direktur BUMDes sejalan dengan pengalamannya yang telah lama berkecimpung di sektor pertanian.

Bertahun-tahun bergelut dengan lahan dan komoditas pertanian dinilai telah mengasah kepekaan dan kemampuannya dalam mengelola tanaman hortikultura.

Berbekal pengalaman tersebut, ia optimistis mampu menata BUMDes secara lebih profesional dan produktif, sekaligus menjadikannya motor penggerak ekonomi masyarakat Desa Bangka Kenda.

“Saya memang sangat cinta dengan tanaman hortikultura. Berdasarkan itu, pemerintah desa mungkin melihat usaha saya selama ini yang bisa berkembang di desa Bangka Kenda,” ujarnya.

Pengembangan tanaman hortikultura ini diharapkan menjadi pendorong kemajuan dan kemandirian Desa Bangka Kenda, sekaligus memperkuat peran desa sebagai sentra produksi pertanian berbasis inovasi.

“Melalui pengelolaan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, program ini diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian lokal,” pintanya.

Selain itu, kehadiran Rumah Inovasi dan Teknologi Desa diharapkan menjadi wadah pemasaran dan pengolahan hasil pertanian, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan.

Kontributor: Isno Baco

Desa Bangka Kenda Kabupaten Manggarai Kecamatan Wae Ri’i Manggarai
Previous ArticlePemerintah Pusat Ganti Rugi Tanah Milik Warga di Embung Anak Munting, Totalnya 65 Miliar
Next Article Bocah Malang Asal Ngada, Dilecehkan Ayah Tiri dan Dianiaya Ibu Kandung

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.