Jakarta, VoxNTT.com – Politisi senior Benny K. Harman memberikan sorotan tajam terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan pesan tegas kepada para menterinya.
Pesan tersebut menekankan tentang prinsip paling mendasar bagi seorang pejabat publik, yaitu loyalitas kepada negara dan rakyat.
Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Benny mengapresiasi peringatan Prabowo tersebut sebagai sesuatu yang ‘luar biasa’.
Dalam unggahannya tersebut, ia menafsirkan makna dari ‘setia kepada negara’ agar tidak menjadi sekadar jargon semata.
Bagi Benny, kesetiaan kepada negara harus dinyatakan dalam bentuk ketaatan penuh terhadap konstitusi dan seluruh aturan hukum yang berlaku di Indonesia.
“Setia kepada negara itu adalah setia kepada konstitusi dan setia kepada aturan hukum yang berlaku,” ujarnya, mengutip unggahan akun X @BennyHarmanID pada Senin, 22 Desember 2025.
Selan itu, ia juga meminta para pejabat agar tunduk pada putusan hakim negara, sebagai wujud penghormatan terhadap supremasi hukum.
Lebih lanjut, Benny memberikan peringatan keras mengenai konsekuensi fatal jika prinsip-prinsip dasar ini diabaikan oleh para pembantu Presiden.
Ia menyebut bahwa fondasi negara akan ‘ambyar’ atau runtuh seketika jika para menteri tidak lagi memiliki kesetiaan pada negara.
Menurutnya, kondisi ‘ambyar’ itu akan terjadi apabila para menteri bersikap tidak mematuhi konstitusi dan mengabaikan ‘kekuasaan rakyat’ yang menjadi sumber mandat mereka.
“Negara akan ambyar jika para menteri tidak lagi setia kepada negara, tidak mematuhi konstitusi, dan mengabaikan kekuasaan rakyat (the people of power),” tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas kepada jajaran menteri Kabinet Merah Putih terkait loyalitas dan etika kepemimpinan.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo meminta para pembantunya untuk tidak memberikan kesetiaan buta kepada dirinya secara pribadi.
“Saya minta saudara-saudara sekalian, jangan setia kepada saya. Jangan setia kepada Prabowo. Saudara-saudara harus setia kepada bangsa dan rakyat Indonesia,” ujarnya dalam video singkat yang beredar di medsos.
Prabowo menekankan pentingnya prinsip check and balance di dalam pemerintahannya.
Ia secara terbuka meminta para menteri untuk tetap kritis dan berani menegur jika dirinya mengambil kebijakan yang keliru.
Namun, ia juga meminta dukungan penuh selama kebijakan tersebut berorientasi pada pemberantasan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Penulis: Herry Mandela

