Ruteng, VoxNTT.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ruteng menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan kondusif.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan penguatan keamanan berskala besar bersama Kepolisian Resor (Polres) Manggarai.
Kepala Rutan Kelas IIB Ruteng, Saiful Buchori, mengatakan kegiatan tersebut meliputi razia gabungan blok hunian, pemeriksaan senjata api (senpi) dinas, serta skrining urin secara serentak bagi petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
“Kegiatan strategis ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi langsung terhadap Asta Cita dan dukungan penuh terhadap 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Salah satu poin utama dalam program tersebut adalah penguatan aspek keamanan dan ketertiban serta pemberantasan peredaran gelap narkotika di dalam lembaga pemasyarakatan,” kata Kepala Rutan Kelas II B Ruteng, Saiful Buchori, kepada wartawan, Sabtu, 10 Januari 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kekuatan gabungan yang digelar di lapangan internal Rutan Ruteng.
Dalam arahannya, Saiful Buchori menekankan bahwa keterlibatan personel Polri merupakan bentuk transparansi serta penguatan sinergitas lintas sektoral dalam menjaga keamanan rutan.
“Kita bergerak serentak untuk memastikan tidak ada celah bagi gangguan keamanan. Ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah nyata kita dalam menyukseskan program akselerasi bapak Menteri. Kita pastikan Rutan Ruteng ‘Zero Halinar’ (Handphone, Pungli, dan Narkoba), dan diharapkan untuk pelaksanaan Razia dapar bersifat humanis karena mereka para WBP juga merupakan saudara kita.” tegasnya.
Sementara itu, KBO Satres Narkoba Polres Manggarai, Aiptu Syamsu menyampaikan razia dilakukan secara teliti di seluruh blok hunian warga binaan.
Petugas gabungan menyisir setiap sudut ruangan guna memastikan tidak ada benda terlarang yang masuk ke dalam rutan.
“Bersamaan dengan itu, tim pengamanan dan juga personel polres manggarai melakukan pemeriksaan fisik dan administratif senjata api dinas guna memastikan kesiapan sarana prasarana keamanan dalam menghadapi situasi darurat,” kata Aiptu Syamsu.
Lebih lanjut, Aiptu Syamsu menjelaskan, sebagai puncak dari upaya deteksi dini, pihaknya melaksanakan skrining urin secara mendadak.
Pemeriksaan tersebut tidak hanya menyasar warga binaan, tetapi juga Kepala Rutan dan seluruh jajaran Rutan Ruteng yang wajib menjalani tes di bawah pengawasan langsung personel Polres Manggarai.
“Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di Rutan Ruteng benar-benar bersih dari pengaruh narkotika sebelum melakukan pembinaan kepada warga binaan,” tegasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan kegiatan, tidak ditemukan barang-barang terlarang yang bersifat berisiko tinggi. Selain itu, hasil tes urin menunjukkan indikator negatif bagi seluruh peserta yang mengikuti pemeriksaan.
“Keberhasilan operasi gabungan ini mencerminkan kuatnya integritas jajaran Rutan Ruteng dalam menjaga marwah instansi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tutupnya.
Penulis: Isno Baco

