Ruteng, VoxNTT.com – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), sejak Minggu, 11 Januari hingga Senin, 12 Januari 2026, menyebabkan longsor di jalur utama Ruteng–Reo.
Material longsor menutup seluruh badan jalan sehingga akses transportasi lumpuh total.
Salah seorang pengendara roda empat, Gius, membenarkan kondisi tersebut.
Ia mengatakan dirinya bersama puluhan kendaraan lainnya masih tertahan di lokasi longsor karena material tanah dan batu menutup jalan sepenuhnya.
“Longsor tepatnya di Watu Gak Desa Gapong Kecamatan Cibal,” kata Gius saat dihubungi VoxNtt.com, Senin pagi.
Menurut Gius, antrean kendaraan terjadi dari kedua arah, baik yang hendak menuju Reo maupun Ruteng.
Kendaraan roda dua dan roda empat belum dapat melintas karena seluruh badan jalan tertimbun material longsor.
“Berharap pihak terkait agar segera menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor sehingga akses jalan kembali normal,” harap Gius sembari menunggu alat datang di lokasi longsor.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Satuan Kerja Jalan Nasional Wilayah Manggarai, Nurindah, memastikan penanganan longsor segera dilakukan.
Jalur Ruteng–Reo–Kedindi berada di bawah tanggung jawab satuan kerja yang dipimpinnya.
“Kita akan segera menangani dan alat berat sudah menuju lokasi untuk membersihkan material longsor,” kata Nurindah saat dihubungi pada Senin, 12 Januari 2026 pagi.
Hingga berita ini diturunkan, akses jalan Ruteng–Reo masih belum dapat dilalui dan pengguna jalan diimbau untuk sementara waktu menunda perjalanan atau mencari jalur alternatif.
Penulis: Isno Baco

